Sejak PPKM Darurat diberlakukan, semua kegiatan perbelanjaan terhambat. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta masyarakat untuk melalukan kegiatan pembelanjaan melalui daring. Hal ini sekaligus dapat mendukung pelaku Umkm Kota Tangerang alam menjalankan bisnisnya.
Kota Tangerang memiliki dua aplikasi belanja daring, yakni Pasar Online antar Langsung (Portal) Tangerang dan Ayo Rangkul.
“Kita sarankan kepada masyarakat untuk pakai aplikasi itu. Untuk optimal-kan aktivitas ekonomi maka baiknya dilakukan secara daring saja,” ujar Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang.
Portal merupakan aplikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan PD Pasar. Aplikasi ini, dapat diakses melalui aplikasi Tangerang Live yang bisa diunggah secara gratis. Sistem pembayaranya pun mudah dengan menerapkan sistem Cash On Delivery (COD) atau bayar di tempat. Mempermudah masyarakat belanjar online.
Kemudian, Ayo Rangkul merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop) Kota Tangerang dengan Tokopedia. Terdapat pula produk buatan Umkm Kota Tangerang.
Ii nurul Komarudin, Kepala Bidang UKM untuk Disperindagkop dan UKM Kota Tangerang, menjelaskan terdapat beberapa jenis makanan dan kerajinan yang dipasarkan.
“Banyak dagang, kuliner fasion dan kerajinan tangan. Makanan kering. Kalau makanan basah belum karena basah relativ basi paling PO (Pre Order) sebelum h-2,” ujarnya.
Ii Nurul menambahkan, sebaiknya masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari secara online. Selain menghemat waktu dan menghindari kerumunan, juga membantu para pelaku usaha di tengah pandemi ini.
“Mau bagaimana lagi ? Di satu sisi kota harus mematuhi peraturan pemerintah tapi di sisi lain kita harus penuhi kebutuhan hidup. Jadi baiknya kalo mau belanja daring saja dulu kita punya Ayo Rangkul dan Portal. Kita bisa bantu pelaku usaha juga,” tutupnya. (RT)





