BerandaBERITAPimpinan DPRD Kota Serang Soroti Pembentukan Satgas, Tugas OPD Tidak Maksimal?

Pimpinan DPRD Kota Serang Soroti Pembentukan Satgas, Tugas OPD Tidak Maksimal?

SERANG, Sultantv.co – Wakil Ketua II DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Azis, menyoroti pembentukan Satuan Tugas (Satgas) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Mulai dari Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi, Satgas Anti Premanisme, Satgas Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga Satgas Penyelamatan Aset.

Menurutnya, tugas dan fungsi satgas tersebut sebetulnya sudah ada di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Contohnya, Satgas Investasi sudah ada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Begitupun dengan Satgas Peningkatan PAD, peranannya sudah ada di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Dan di dalam OPD tersebut sebetulnya sudah terdapat para Kabid, Kasubag, Kasie, dan staf-staf PNS fungsional maupun struktruralnya. Sehingga, jika kita ingin to the point, OPD yang sekarang ini sudah seharusnya bisa memaksimalkan perannya,” kata Farhan, usai paripurna di Gedung DPRD Kota Serang, Senin, 28 Juli 2025.

“Kalau ada satgas, berarti kurang maksimalnya tugas-tugas yang dilakukan oleh OPD, karena gak ada yang spesial satgas-satgas yang ada sekarang ini,” sambungnya.

Meski alasan pembentukan sejumlah satgas ini dipertanyakan, politisi Demokrat ini mengaku tetap mengapresiasi segala bentuk langkah inisiatif yang dilakukan oleh satgas tersebut.

“Makanya saya menyoroti OPD-OPD yang sudah ada ini untuk terus dimaksimalkan kinerjanya. Jangan sampai kita di dewan mengevaluasi temen-temen OPD, sehingga kita mengetahui kekurangan kekurangan mereka,” jelas Farhan.

“Dibutuhkan satgas merupakan ketidakpercayaan kepala daerah terhadap OPD yang ada. Kayak Satgas Premanisme, cari aja Dinsos (Dinas Sosial) atau Satpol PP,” ujarnya.

Farhan juga menyoroti kinerja OPD yang saat ini belum maksimal yang dilakukan oleh Bapenda. Terutama terkait pendapatan retribusi di lokasi strategis seperti Pasar Induk Rau, Alun-alun Kota Serang, Stadion Maulana Yusuf, dan fasilitas publik lainnya.

“Kalau kita lihat dari anggarannya, penghasilannya masih minim. Mungkin belum terserap dengan maksimal,” pungkasnya. (Roy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular