More

    Pasca Dilantik Guru Basis Sejarah Dapat Tugas Mengulik Kesejarahan Banten

    SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendatangi satu persatu pejabat fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS) usai diambil sumpah dan dilantik di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (8/6).

    Al Muktabar sengaja menemui semua pejabat yang baru saja diambil sumpah dan dilantik untuk menyemangati dan mendalami background para pejabat tersebut.

    “Sengaja saya temui mereka menyemangati mendalami background-backround dia mungkin nanti dalam keseharian ada hal-hal teknis bisa saya tanyakan langsung,” katanya.

    Kata dia, para guru itu merupakan generasi muda yang memiliki basis keilmuan yang kuat seperti guru Kimia, Fisika, Biologi, Tekno Elektro, Bimbingan Konseling, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.

    “Karena ini, generasi muda kita, tadi banyak guru-guru yang berbasis ilmu-ilmu yang kuat ada Kimia, Fisika, Biologi, Teknik elektro dan kemudian Bimbingan Konseling dan ada Bahasa Indonesia guru Bahasa Inggris variasinya cukup bervariasi,” ujarnya.

    Kata dia, pihaknya berupaya mendorong hal tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, dengan hal itu akan ada ikatan emosional.

    “Kita berupaya mendorong itu untuk meningkatkan mutu pendidikan mudah-mudahan dengan seperti ini buat saya ada ikatan emosional,” tuturnya.

    Ia juga mengatakan saat menyambangi setiap PNS yang baru saja dilantik dan diambil sumpah tersebut, Ia menemukan ada yang berbasis Sejarah.

    Kata dia, untuk PNS yang memiliki keilmuan berbasis sejarah mendapat tugas mengulik kesejarahaan Banten dengan waktu selama satu bulan.

    “Tadi saya berdiskusi dengan yang berbasis sejarah mereka berkenan mengulik kesejarahaan banten kasih waktu satu bulan,” Katanya.

    Ia juga mengatakan para PNS tersebut dibebaskan untuk menuliskan hasil mengulik ilmu kesejarahan Banten dengan dalam bentuk buku atau bentuk lainnya.

    “Dalam bentuk buku, apapun bentuknya nanti silahkan,” katanya.
    “Mereka kreat dulu tentang bab nya tadi ada yang menceritakan per kabupaten/kota. Sejarah itu lintas batas bukan administratif silahkan tentang kebantenan,” imbuhnya.

    Ia juga mengatakan juga para PNS tersebut tidak menyelesaikan tugas berarti tidak melaksanakan tugas yang ia berikan.

    “Kalau tidak bisa menyelesaikan, dia tidak melaksanakan tugas,” Pungkasnya.[Fik]

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    43,700PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru