Ada banyak jenis pisang yang bisa ditemui di Indonesia, salah satunya pisang tanduk. Pisang ini biasanya diolah menjadi pisang goreng tepung. Namun, tahukah Anda bila setiap jenis pisang memiliki manfaat yang berbeda-beda untuk kesehatan tubuh?
Berikut kandungan dan manfaat pisang dengan nama ilmiah Musa x paradisiaca ini.
Di bawah ini merupakan komposisi zat gizi di dalam satu buah pisang tanduk seberat 270 gram.
- Air: 176 gram (g).
- Protein: 3,51 g.
- Lemak: 0,945 g.
- Karbohidrat: 86,1 g.
- Serat: 4,59 g.
- Gula: 47,2 g.
- Pati: 32,4 g.
- Kalsium: 8,1 miligram (mg).
- Zat besi: 1,48 mg.
- Magnesium: 97,2 mg.
- Fosfor: 86,4 mg.
- Kalium: 1,31 gram.
- Zink: 0,5 mg.
- Vitamin B3: 1,81 mg.
- Selenium: 4,05 mikrogram (mcg).
- Vitamin B6: 0,653 mg.
- Vitamin C: 49,7 mg.
- Folat: 59,4 mcg.
- Kolin: 36,4 mg.
- Vitamin A: 151 mcg.
- Beta karoten: 1.230 mcg.
- Lutein+zeaxanthin: 81 mcg.
Dengan ukuran yang sama (270 gram), kalori pisang tanduk adalah 329 kkal.
Manfaat pisang tanduk
Dari kandungan zat gizinya, pisang tanduk bisa memberikan sejumlah khasiat kesehatan.
1. Memberi asupan energi
Kalori pada makanan memberikan asupan energi diperlukan untuk beraktivitas fisik.
Sebagian besar asupan energi dari pisang ini berasal dari karbohidrat. Sebanyak 94% jumlah kalori pada pisang bahkan berasal dari karbohidrat.
Nantinya, karbohidrat akan dipecah oleh tubuh dalam bentuk glukosa atau gula dan digunakan tubuh sebagai “bahan bakar” untuk otot dan otak Anda.
2. Menurunkan risiko anemia
Khasiat pisang tanduk ternyata juga baik untuk mencegah anemia atau kurang darah. Ya, buah ini kaya akan zat besi dan folat.
Ketiga zat gizi ini membantu meningkatkan jumlah sel darah merah sehingga oksigen dan zat gizi bisa beredar di dalam tubuh dengan optimal.
3. Memperkuat kekebalan tubuh
Ada beberapa jenis zat gizi pada pisang ini menjaga fungsi sel-sel kekebalan tubuh, seperti vitamin A, vitamin C, zink, zat besi, protein, dan selenium.
Bila sel imun terjaga, tubuh bisa melawan infeksi kuman dan mengendalikan peradangan di dalam tubuh. Jadi, Anda tidak mudah sakit.
4. Mengendalikan gula darah
Jika ingin mendapatkan manfaat pisang tanduk untuk gula darah, pilihlah yang masih mentah dan berwarna hijau. Pisang yang mentah mengandung pati resisten.
Berbeda dengan pati pada umumnya, pati resisten tidak bisa dipecah oleh tubuh menjadi glukosa. Jadi, kadar gula darah pun tidak melonjak drastis.
Selain itu, indeks glikemik pada buah ini cukup rendah, yakni berkisar 54,6 dan 45,3. Rendahnya angka juga membantu menghindari lonjakan gula darah.
5. Menjaga kesehatan pencernaan
Kandungan serat pada pisang tanduk membantu memadatkan feses sekaligus menyerap air di dalam usus. Hal ini membantu feses keluar dengan lebih mudah.
Selain itu, pati resisten dari pisang mentah juga membantu memberikan asupan untuk bakteri baik pada usus. Jadi, keseimbangan bakteri atau mikrobiota usus pun akan terjaga.
6. Mengontrol tekanan darah
Perlu diketahui, natrium merupakan mineral pemicu kenaikan gula darah.
Kalium juga membantu melemaskan dinding pembuluh darah sehingga aliran darah pun lebih lancar. Efeknya, tekanan darah pun turun.[]



