Kulit Sudah Keriput, Masih Perlukah Pakai Skincare di Usia Senja?

Tekstur dan kondisi kulit akan terus berubah mengikuti bertambahnya usia. Semakin tua, jaringan lemak antara kulit dan otot cenderung makin menipis sehingga kulit pun kelihatan meregang dan kendur.

Namun selain karena faktor usia, kondisi kulit di usia senja juga dipengaruhi oleh gaya hidup, pola makan, stres, keturunan, dan kebiasaan lain sewaktu muda dulu, seperti merokok misalnya. Penuaan kulit juga dapat dipengaruhi oleh kondisi medis yang dimiliki, seperti obesitas, atau gerakan wajah sehari-hari.

Selain itu, paparan sinar matahari juga menjadi penyebab utama kerusakan dan penuaan pada kulit. Sinar matahari memecah jaringan elastis di kulit hingga membuatnya melar, kendur, berkerut, dan timbul bercak.

Dilansir dari American of Dermatology, lorang-orang berusia di atas 60 tahun biasanya mengalami masalah kulit seperti:

  • Kulit kasar dan kering
  • Pertumbuhan kulit jinak seperti keratosis seboroik
  • Kulit wajah yang mengendur terutama di sekitar mata, pipi, dan rahang
  • Kulit mulai menipis dan terlihat seperti kertas licin
  • Kulit mudah memar karena kurang elastis
  • Lebih rentan terhadap infeksi
  • Kulit mudah gatal

Perawatan kulit tetap penting untuk lansia

perawatan rambut lansia

Banyak yang beranggapan bahwa penuaan kulit adalah hal alami dan tak terelakkan, sehingga perawatan kulit tak lagi diperlukan orang-orang lansia. Namun, ini tidak sepenuhnya tepat. Setiap orang tetap perlu menjaga dan merawat kulitnya di segala usia. Begitupun saat usia lanjut.

Rutin melakukan perawatan kulit membantu orang-orang lansia untuk terhindar dari masalah lebih lanjut. Misalnya begini: kulit lansia memang cenderung kering. Jika tidak dirawat, kulit yang dibiarkan kering akan mudah sekali terasa gatal. Ketika kulit sudah gatal minta ampun dan terus digaruk, lama-lama kulit bisa terluka.

Padahal, kecepatan kulit untuk menyembuhkan luka di usia tua sudah sangat melambat. Luka tak bisa sembuh dan kering secepat saat muda. Hal ini membuat risiko infeksi cenderung meningkat.

Oleh karena itu, jangan abaikan rutinitas perawatan kulit agar kulit lansia tetap sehat meski tampilannya memang tidak sudah tidak lagi sama seperti dahulu.

Produk perawatan kulit wajib untuk lansia

Produk perawatan kulit untuk lansia tidaklah sebanyak dan serumit milik anak-anak muda. Fokus dari kebanyakan produk skincare untuk orang tua biasanya sebagai perawatan lanjutan agar kulit bisa tetap sehat. Berikut produk perawatan kulit wajib yang sebaiknya tak dilewatkan oleh lansia:

Pelembap

Pelembap tetap wajib dipakai oleh lansia untuk melembapkan kulitnya agar tidak mudah kering dan terluka.

Produk yang digunakan pun jangan cuma yang khusus untuk wajah. Pakai juga body lotion untuk melembapkan seluruh tubuh, mulai dari tangan sampai kaki. Usapkan pelembap secara merata setiap harinya agar seluruh bagian kulit yang kering dapat terhidrasi dengan baik.

Pilihlah produk dengan kandungan ringan yang tidak mudah mengiritasi. Jika Anda bingung atau ragu memilih produk yang tepat, konsultasikan ke dokter kulit dan mintalah rekomendasinya.

Selain sering-sering pakai pelembap dan minum air, lansia juga perlu menghindari mandi pakai air hangat terlalu lama agar agar kulit tidak cepat kering.

Sunscreen

Siapa bilang lansia tidak perlu sunscreenSuncscreen merupakan produk perawatan kulit lain yang wajib digunakan oleh lansia. Apalagi saat berkegiatan di luar ruangan.

Sunscreen membantu menghalau bahaya radiasi sinar UVA dan UVB yang bisa memicu munculnya bintik hitam pada kulit. Selain itu, sunscreen juga membantu menurunkan risiko kanker kulit yang sangat rentan menyerang orang tua.

Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 15 agar kulit terlindungi dengan baik. Jangan lupa mengoleskan tabir surya dua jam sekali, terutama sehabis berkeringat.[]

(Visited 1 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.