Kenali Efek Minum Kopi bagi Kesehatan

Menurut Organisasi Kopi Internasional, Indonesia adalah negara kedua terbanyak mengonsumsi kopi. Temuan tersebut dapat dibuktikan dengan fakta di kota-kota besar, di mana kedai kopi semakin menjamur untuk menyajikan kopi ke banyak pelanggan setiap harinya.

Apakah Anda termasuk salah satu konsumennya? Jika iya, Anda wajib mengenal dampak positif dan negatif dari mengonsumsi kopi bagi kesehatan ini.

Dampak positif mengonsumsi kopi

1. Kopi untuk atasi kantuk

Kandungan kafein dalam kopi dapat menghilangkan kantuk dengan menstimulasi otak agar kita merasa ‘terbangun’. Kafein adalah zat psikoaktif yang dikenal sebagai stimulan. Ketika kita meminum kopi, kafein akan diserap ke dalam peredaran darah dan dialirkan ke otak.

2. Kopi bisa meningkatkan kecerdasan

kafein terbukti dapat meningkatkan fungsi kognitif yang berhubungan dengan kecerdasaan seseorang. Fungsi kecerdasan yang diakui meningkat, meliputi aspek tentang ingatan, akurasi, kewaspadaan, dan kecepatan berpikir.

3. Kopi bisa meredakan suasana hati yang buruk

Penelitian lain membuktikan bahwa kopi bisa meningkatkan suasana hati alias mood. Kafein dipercaya dapat memengaruhi berbagai senyawa otak hingga akhirnya dapat melepaskan hormon bahagia, seperti dopamin dan serotonin.

4. Kopi bisa menjauhkan Anda dari depresi

Tak hanya bisa menghalau mood yang jelek, efek lebih lanjut dari konsumsi kopi adalah dapat menjauhkan kita dari depresi.

5. Kopi bisa digunakan untuk diet 

Kafein seringkali ditemukan dalam iklan obat pelangsing karena manfaatnya yang bisa membantu pembakaran lemak dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh.

Dampak negatif mengonsumsi kopi

1. Kecemasan

Selain memblokir adenosin yang dapat membuat tubuh kita terbangun, kafein dalam kopi juga melepaskan hormon adrenalin yang dapat meningkatkan energi dalam tubuh. Jika kopi dikonsumsi secara berlebihan, kedua efek tersebut dapat berkembang menimbulkan rasa cemas dan gugup.

2. Susah tidur/insomnia

Kopi memang obat ngantuk yang ampuh, tetapi bila dikonsumsi secara berlebihan efeknya akan berbalik menjadi susah tidur hingga insomnia. Waktu tidur Anda akan terganggu dan tubuh yang kekurangan istirahat sehingga tidak akan berfungsi dengan baik.

3. Masalah pencernaan

Kafein pada kopi sering dikaitkan dengan efek pencahar, di mana kafein memiliki kemampuan untuk merangsang peningkatan gerak peristaltik usus. Akibatnya, terjadi kontraksi pada saluran pencernaan yang mengarah pada buang air besar.

4. Kecanduan

Kafein memiliki sifat adiktif alias dapat membuat kita kecanduan. Meskipun jenis candunya berbeda dengan obat-obatan, namun kopi dapat menyebabkan ketergantungan secara psikologis.

5. Darah tinggi

Konsumsi kopi secara berlebihan berpotensi dapat meningkatkan tekanan darah karena efek stimulannya terhadap sistem saraf.

Cara sehat minum kopi

1. Tidak menambahkan gula ke dalam kopi karena gula memiliki kalori yang tinggi. Penambahan gula malah akan mematahkan fungsi kopi sebagai pembakar lemak yang efektif.

2. Selain itu, nikmati kopi Anda dengan menyeduhnya dan saring dengan kertas saring. Pasalnya, kopi yang tidak disaring mengandung zat bernama cafestol yang dapat meningkatkan kolestrol.

3. Memerhatikan jumlah konsumsi kopi Anda. Jumlah kafein yang disarankan per harinya adalah sekitar 400 mg. Di dalam satu cangkir kopi berukuran 240 ml, biasanya mengandung 100 mg kafein. Jadi jika dihitung dalam ukuran cangkir, Anda bisa mengonsumsi kopi hingga 4 cangkir per harinya.  

        Kopi layaknya teman baik yang selalu menemani hari sehingga rasanya sulit untuk tidak menikmatinya. Tak perlu terlalu khawatir dengan efek negatifnya, cukup lakukan langkah-langkah di atas untuk menghindari dampak negatif dari kopi dan mendapatkan dampak positifnya.[]

(Visited 3 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.