Film “Hanya Manusia” Tampilkan Sisi Humanisme Polisi

Fitur drama-aksi Hanya Manusia, merupakan film terbaru persembahan Divisi Humas Polri. Film ini tampilkan sisi humanisme polisi, tatkala kasus yang ditangani justru menimpa keluarga sendiri.

Hanya Manusia mengisahkan Prisia Nasution yang berusaha mengungkap sindikat perdagangan manusia. Sebagai anggota kepolisian yang sedang menyelidiki kasus, ia malah kehilangan adiknya yang menjadi korban penculikan.

Dalam acara meet and greet sekaligus menonton film Hanya Manusia pada Sabtu (2/11) lalu, Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan tentang pesan film.

“Perdagangan manusia marak akhir-akhir ini di semua daerah, bahkan sudah menjadi isu internasional,” kata Asep selaku Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri. “Pesan selanjutnya menunjukkan bahwa polisi juga manusia,” sambungnya.

Tak hanya memberi gambaran betapa kelamnya perdagangan manusia, film ini juga mengingatkan agar masyarakat menghindari cara ilegal menjadi TKI.

Film ini mengisahkan tentang Annisa, seorang perwira muda yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Annisa sedang dalam tugas untuk menyelidiki kasus penculikan anak, yang sedang marak terjadi di Jakarta.

Malangnya, Annisa justru kehilangan adik satu-satunya yang diculik oleh sindikat perdangan manusia. Melihat kenyataan banyaknya anak hilang yang ditemukan tak bernyawa, polisi muda ini pun mengalami dilema berat. Ia harus berusaha menuntaskan tugas sekaligus menyelamatkan anggota keluarganya.

Aktris manis Prisia Nasution mendapat kepercayaan untuk jadi bintang utama dalam film Hanya Manusia. Dikenal dengan rambut lebat hitam dan panjang, Prisia tampil dengan rambut pendek sebahu agar tampil maksimal sebagai polwan.

“Ini kan memang kebutuhan film, jadi kita harus tampil total,” kata aktris yang akrab disapa Pia tersebut. “Persiapan syuting film Hanya Manusia cukup cepat. Enggak ada latihan khusus, terutama memakai senjata,” jelasnya.

Untungnya, Pia telah biasa menggunakan senapan laras pendek. Hal ini pun jadi keuntungan tersendiri di tengah masa persiapan yang singkat.

(Visited 2 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.