BerandaBERITATahun Ini, Dishub Kabupaten Serang Fokus Bangun PJU di 36 Lokasi‎‎

Tahun Ini, Dishub Kabupaten Serang Fokus Bangun PJU di 36 Lokasi‎‎

SERANG, Sultantv.co – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, mengungkapkan bahwa kebutuhan tiang penerangan jalan umum (PJU) di seluruh ruas jalan wilayah pemerintah daerah tersebut saat ini mencapai jumlah yang cukup besar.‎‎

Berdasarkan hasil studi dan pemetaan kondisi yang dilakukan, kebutuhan total PJU di ruas jalan Kabupaten Serang tercatat sekitar 24.000 titik. Sampai saat ini, jumlah PJU yang telah terpasang secara aktif baru mencapai sekitar 4 ribuan titik.‎‎

Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sekitar 20 ribu titik yang belum terpasang dan menjadi prioritas untuk penanganan lebih lanjut guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

‎‎”Hasil studi kita untuk ruas jalan Kabupaten Serang saja kebutuhannya itu sekitar 24 ribu. Yang baru terpasang di Jalan Kabupaten Serang kurang lebih 4 ribuan. Jadi masih kurang sekitar 20 ribuan,” ungkap Benny, Kamis, 14 Mei 2026.‎‎

Mengenai kondisi peralatan yang sudah terpasang, ia menjelaskan bahwa kerusakan pada sarana penerangan ini merupakan hal yang dinamis dan terus berubah setiap saat.‎‎

Data kerusakan tidak bersifat tetap, di mana ada yang diperbaiki dan kembali berfungsi dengan baik, namun tidak jarang juga terjadi kerusakan baru yang muncul sewaktu-waktu.‎‎

“Kerusakannya itu datanya dinamis. Misalnya hari ini diperbaiki lima titik, tetapi besoknya ada yang rusak lagi, bertambah dua titik misalnya,” katanya.‎‎

Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya kerusakan pada sarana tersebut. Di antaranya adalah akibat tabrakan kendaraan, kabel yang tersangkut oleh kendaraan yang melintas, serta kerusakan akibat tertimpa pohon atau benda lain yang jatuh.‎‎

Selain itu, terdapat juga kasus kehilangan bagian atau komponen PJU. Kasus pencurian atau perusakan yang dilakukan dengan cara menembak juga pernah menjadi masalah yang cukup serius di masa lalu. Hal ini menyebabkan kerusakan yang parah pada sarana penerangan.‎‎

Benny menyampaikan bahwa hal tersebut sangat merugikan masyarakat, karena saat kondisi gelap, justru warga sendiri yang mengalami kesulitan dan risiko keamanan yang meningkat.‎‎

“Makanya kita selalu mengimbau, kita ingatkan kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat sarana PJU yang telah dipasang,” ajaknya.

‎‎Rencana pembangunan dan penambahan sarana pada tahun anggaran berjalan, Dishub memastikan adanya kegiatan pembangunan PJU, meskipun jumlahnya tidak sebesar kebutuhan yang ada.

‎‎Tahun ini, pembangunan difokuskan di sebanyak 36 lokasi strategis di seluruh wilayah Kabupaten Serang dengan kebutuhan anggaran yang diperlukan mencapai sekitar Rp3 miliar lebih.‎‎

Terkait pembayaran biaya pemakaian tenaga listrik untuk operasional PJU, Benny menjelaskan bahwa saat ini tidak terdapat tunggakan pembayaran atau kewajiban utang yang belum diselesaikan.

‎‎Untuk mengelola pembayaran dan penggunaan daya listrik secara lebih transparan dan akurat, pihaknya telah melakukan perubahan sistem pembayaran.‎‎

“Kita melakukan upaya perubahan yang tadinya sistemnya bulanan, kita rubah jadi token. Kalau token kan jelas, apa yang terpakai ya itu yang habis. Kalau masih bulanan kan bisa saja nanti dari pemeriksaannya pakai sistem tembak. Tapi kalau token kan gak begitu, apa yang terpakai ya itu yang dibayar. Jadi alhamdulilah di kabupaten tidak ada tunggakan,” terang Benny.‎‎

Ke depan, Dishub juga berkomitmen untuk terus melakukan upaya efisiensi penggunaan sumber daya serta pengoptimalan pengelolaan sarana dan prasarana penerangan jalan umum, agar dapat berfungsi secara maksimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (Red/ RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular