More

    Konferensi BCLL 2023 BRIN: Eksplorasi Mendalam dalam Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan

    JAKARTA, Sutantv.co – Gedung BJ Habibie Jakarta menjadi saksi acara besar Biannual Conference Language and Literature (BCLL) 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam kesempatannya saat diwawancarai Dr. Sastri Sunarti, Kepala Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan BRIN, mengungkapkan, eksplorasi mendalam mengenai manuskrip, literatur, dan tradisi lisan menjadi sorotan utama dalam acara ini.

    “Konferensi BCLL kali ini adalah yang pertama, dan kami sangat bangga melihat minat tinggi yang ditunjukkan oleh para pemakalah terhadap tema manuskrip dan literatur,” jelas Sastri pada Jumat, (3/11).

    Selama konferensi, peserta membagikan hasil riset yang mengesankan, baik dari BRIN maupun dari luar BRIN. “Kami telah melihat penelitian yang menggali manuskrip di Lombok dan Sumbawa, serta beberapa naskah obat-obatan dari Bali. Selain itu, beberapa penelitian juga menjelajahi sumber penyakit yang terdapat dalam manuskrip, seperti penelitian tentang penyakit pada kalangan perempuan yang dilakukan oleh suku Melayu,” tambah Dr. Sastri Sunarti.

    Tradisi lisan juga menjadi fokus dengan kolaborasi menarik antara kajian etno astronomi lokal dan pengetahuan astronomi modern.

    “Ini adalah contoh bagaimana pengetahuan budaya lokal, khususnya pengetahuan astronomi lokal masyarakat Anfoang, bisa digabungkan dengan pengetahuan astronomi modern dari pusat riset antariksa,” jelasnya.

    Ketua Panitia Kegiatan BCLL, Ade Mulyanah, menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil dari kerja sama pendanaan antara BRIN dengan mitra.

    “Hal ini akan menghasilkan riset yang lebih mendalam. Selama pandemi, semua penelitian dilakukan secara daring, sehingga konferensi ini menjadi momen penting untuk melanjutkan penelitian ilmiah dan akademis di Indonesia secara tatap muka,” ujarnya.

    Selain itu, terdapat pengenalan program oleh pusat Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan peneliti manuskrip untuk melakukan digitalisasi naskah dengan bantuan AI. Juga, Universitas Makassar berkolaborasi dengan teman-teman BRIN Bandung dalam memaparkan aplikasi yang dapat melatinkan aksara Arab ke dalam aksara lain, memberikan manfaat besar bagi pengkaji manuskrip berbahasa Arab.

    Konferensi BCLL 2023 berhasil mencapai banyak pencapaian menarik. Menurut Dr. Sastri Sunarti kehadiran teknologi saat ini merupakan hasil dari manuscript dimasa lalu.

    “Kami sangat yakin bahwa bidang ini sangat kaya, dan meskipun manuskrip bersumber dari masa lalu, dengan dukungan teknologi, akses dan pemahaman terhadapnya semakin mudah,” imbuhnya.

    Ade Mulyanah juga menambahkan, bahasa dan sastra akan menjadi global, dan penting bagi Indonesia untuk menggali potensi bahasa sebagai identitas. Ia juga mencatat bahwa BCLL melibatkan partisipan dari BRIN, mitra universitas, dan peserta internasional.

    Dr. Sastri Sunarti menutup dengan menjelaskan, “Tujuan utama dari manuskrip dan tradisi lisan adalah sebagai medium penyimpan ilmu pengetahuan. Di Indonesia sendiri, terdapat puluhan jenis aksara dengan tradisi lisan yang luar biasa kaya, dan inilah yang menjadi fokus riset kami,” katanya.

    Konferensi BCLL 2023 BRIN telah memberikan pengakuan penting atas kekayaan budaya dan ilmu pengetahuan Indonesia. [AL]

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    43,400PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru