BerandaBERITAKisah Sepatu dan Spirit Keadilan Sosial Megawati Soekarnoputri

Kisah Sepatu dan Spirit Keadilan Sosial Megawati Soekarnoputri

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) akan menggelar event ‘Banteng Ride & Night Run 2022’ pada bulan Maret mendatang. Event itu digelar dalam rangka HUT ke-49 PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan akan menggunakan uang pendaftaran kegiatan itu sebagai donasi kepada para guru dan murid di daerah tertinggal. Donasi yang diberikan akan berupa sepatu dan sepeda.

Sebagai barang yang akan didonasikan, sepatu memiliki kisah menarik yang berkaitan dengan pimpinan partai itu, yaitu Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Megawati memiliki kisah masa kecil tentang sepatu di lingkungan Istana Negara.

“Ibu Megawati pernah bercerita, ketika beliau kecil, banyak pegawai istana yang tinggal di samping Istana Negara. Dan ayah beliau, Bung Karno menjadikan gasebo di belakang Istana Merdeka sebagai sekolah taman kanak-kanak (TK),” ungkap Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, pada Kamis (27/1/2022).

Ia menuturkan, TK tersebut merupakan tempat Megawati bersekolah. Di hari pertama masuk sekolah, Mega Kecil terkejut oleh kondisi teman-teman sekolahnya. Sebab saat itu, ternyata hanya dirinya yang memakai sepatu.

Mengetahui kondisi itu, Megawati menyatakan ‘protes’ pada Bung Karno. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mau lagi memakai sepatu karena teman-temannya yang lain tidak memakai sepatu.

“Mendengar hal itu, maka Bung Karno kemudian membelikan semua anak-anak TK di Istana Presiden tersebut sepatu yang persis sama dengan sepatu yang dipakai Ibu Megawati,” ujar Hasto.  Hasto mengungkapkan, spirit keadilan sosial sudah dipraktekkan oleh Megawati Soekarnoputri sejak kecil. Spirit tersebut tentu terinspirasi dari ajaran sang Ayah, sekaligus Bapak Bangsa Indonesia, Soekarno.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular