SERANG, Sultantv.co – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengaku memiliki keinginan menjadikan Provindi Banten sebagai daerah penyanggah stabilitas Ibukota Negara Indonesia, yakni DKI Jakarta.
Namun, syaratnya harus memiliki jiwa gotong royong dan persatuan yang kuat, sehingga dampaknya akan terasa ke wilayah Ibukota tersebut.
Penyataan tersebut disampaikan politisi Gerindra ini saat melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin, 14 Juli 2025.
“Maka kami ingin provinsi ini menjadi penjaga stabilitas ibukota. Kalau di povinsi ini ada jaminan kegotong royongan, persatuan dan lainnya, dampaknya akan terasa ke ibukota,” ujar Ahmad Muzani, di Gedung Pendopo Gubernur Banten.
Dia mengaku, secara pribadi telah mencatat semua janji politik Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Raden Achmad Dimyati Natakusumah.
Kepada kedua sosok tersebut, Muzani meminta agar segera melaksanakan janji politiknya yang disampaikan kepada masyarakat Banten, pada saat kampanye Pilkada Serentak 2024 lalu.
“Bagaimana agar provinsi ini rukun, ayem, dan tentram, makanya saya datang ke sini. Di masa kampanye, saya mencatat semua janji politik Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, karena amanah yang diberikan masyarakat Banten khususnya masa depan kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.
“Kami ingin memastikan amanah yang diberikan masyarakat Banten kepada Gubernur, sejak dilantik sebagai Gubernur Banten itu berjalan baik dan itikad untuk memenuhi janji juga bersemangat dengan kemampuan yang dimiliki dan keterbatasan yang ada,” jelas Ahmad Muzani.
Ahmad Muzani menilai, Andra Soni terus berusaha dalam memenuhi janji-janjinya kepada masyarakat. Di antaranya dengan membangun jalan desa melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra.
“Sekarang sudah mulai dibangun, meskipun belum bisa maksimal, karena itu butuh kesabaran, butuh biaya dan waktu yang panjang. Tapi sebagai sebuah start untuk membangun jalan-jalan desa dengan program Bang Andra. Mudah-mudahan pada waktu yang akan datang jalan-jalan desa di Banten makin bagus dan lancar,” katanya.
Dirinya juga mengapresiasi Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Dimana para siswa diberikan bantuan subsidi.
“Tentu saja ini upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat di Banten yang lebih cepat lebih baik, saya support,” pungkas Ahmad Muzani.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan sejumlah hal di depan Ketua MPR RI, mulai dari permintaan pembangunan jalan poros desa, sekolah gratis, dan beberapa persoalan yang tengah dihadapi.
Menurutnya, masyarakat Banten mengharapkan agar jalan di desanya masuk dalam program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), yang menjadi program unggulan Gubernur Banten.
“Alhamdulillah program Bang Andra ini disambut secara antusias oleh masyarakat Banten, sekarang kita kebanjiran proposal. Mohon dukungannya Pak Ketua MPR,” ujar Andra Soni.
Politisi Gerindra ini memaparkan, di Banten terdapat 7.000 kilometer jalan poros desa yang kondisinya belum pernah terbangun.
Untuk itu, dalam program Bang Andra ini, Pemprov Banten akan memberikan intervensi secara langsung melalui APBD Banten.
Pihaknya juga bakal membangun jalan desa yang diakselerasikan dengan Jalan Usaha Tani (JUT) guna meningkatkan produktivitas tani di daerah.
“Empat daerah di Banten, yaitu Lebak, Pandeglang, Serang, dan Kota Serang perlu mendapatkan perhatian khusus. Empat daerah itu kaya akan sektor pertaniannya, maka kami berharap akan ada dukungan dari pusat dalam upaya menyukseskan asta cita Presiden,” ungkap Andra Soni.
Hal yang disampaikan pemerintah kabupaten/kota, kata Andra Soni, terkait permasalahan sungai menjadi kewenangan Pemerintah Pusat yang harus ditindaklanjuti.
“Kemarin saat banjir yang terjadi di Tangerang Raya ini perlu perhatian khusus yang harus kita sampaikan ke sana (Pemerintah Pusat, red),” ungkap dia.
“Tim pengendalian banjir Provinsi Banten sedang menginventarisir sungai-sungai yang kemarin meluap dan banjir, nanti hasil laporan teknis akan kita tindak lanjuti di level bupati/walikota,” tutup Andra Soni. (Roy)





