SERANG, Sultantv.co – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memperkenalkan unit baru bernama Deputi Bidang Distribusi Olahraga, yang berfokus pada pengelolaan wisata dan kegiatan olahraga.
Unit ini dibentuk untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor olahraga dan pariwisata.
Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Wisata Olahraga Kemenpora, Ibnu Hasan, usai melakukan audiensi bersama Wali Kota Serang, di Puspemkot Serang, Senin 11 Agustus 2025.
“Jadi kami ingin masyarakatnyya tetap bugar, sekaligus juga ada pertumbuhan perekonomian,” ujarnya.
Dalam upaya mendukung industri olahraga di Kota Serang, Kemenpora bersedia bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempercepat penyediaan dan penataan sarana prasarana.
“Kalau perlu, fasilitas ditambah lagi. Pembangunan memang tugasnya PUPR, tapi Kemenpora juga akan memberikan dukungan penuh,” jelas Ibnu.
Kemenpora berharap percepatan pembangunan wisata olahraga di Kota Serang dapat mendorong masyarakat menuju kehidupan yang lebih layak secara bertahap, sekaligus memperkuat peran olahraga sebagai penggerak ekonomi lokal.
“UMKM itu kan ada banyak macamnya, Ada baju, ada jasa, ada merchandise dan sebagainya. Jadi anak-anak muda itu gak hanya bekerja di perusahaan, tapi bisa menciptakan lapangan kerja,” ucapnya.
Saat ini pihaknya proaktif menjemput bola ke daerah untuk melakukan sosialisasi dan percepatan program, tidak lagi hanya menunggu kunjungan dari pemerintah daerah.
Bahkan, Kemenpora berkomitmen untuk mendukung insfratruktur pengembangan industri olahraga di Kota Serang, dengan mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih dahulu.
Kemenpora telah memberikan pelatihan terkait hilirisasi industri olahraga kepada anak-anak muda di Kota Serang, dengan harapan mereka dapat menjadi pencipta peluang, bukan hanya pencari kerja.
Kemenpora melihat Kota Serang memiliki potensi yang layak untuk pengembangan wisata olahraga.
“Kota Serang ini, daerah wisatanya juga memadai, masyarakat juga tertib, kemudian pusat kota, pusat keramaian, dan dunia usaha juga ada. Sehingga perlu ada percepatan-percepatan lain,” jelas Ibnu.
Ia mencontohkan beberapa event yang telah berjalan, seperti Jawara Run dan kegiatan Car Free Day, yang menurut laporan Wali Kota menghasilkan perputaran uang sangat besar dengan stimulasi yang tidak seberapa.
Hal ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi dari industri olahraga di Kota Serang nyata dan dapat terus dikembangkan.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang, Zeka Bachdi, menyatakan bahwa Walikota Serang Budi Rustandi mendukung penuh program dari pemerintah pusat.
“Kami berkolaborasi. Pak Wali menyampaikan, mendukung segala sesuatu program dari Kemenpora terkait pendidikan SDM, tentang bahwa olahraga itu tidak hanya fungsi sosial, tapi juga menjadikan pendapatan fungsi income bagi masyarakat Kota Serang,” ujar Zeka.
Menurutnya, event olahraga yang selama ini dianggap sebagai kegiatan sosial, ke depan dapat dikembangkan untuk memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, seperti menumbuhkan UMKM dan meningkatkan perekonomian daerah.
Untuk menunjang program ini, Pemkot Serang telah meminta Kemenpora membantu merekomendasikan pembangunan fasilitas olahraga di Kota Serang.
“Pak Wali juga meminta kepada teman-teman dari Kemenpora untuk membantu merekomendasikan pembangunan fasilitas olahraga yang ada di Kota Serang,” tuturnya. (Roy)





