More

    Kejati Banten Ubah Tanah Hasil Sitaan Korupsi Jadi Rumah Sakit Adhyaksa

    SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten akan membangun Rumah Sakit Adhyaksa di Desa Silebu, Kec. Kragilan, Kab. Serang. Untuk pembangunan rumah sakit tipe A ini, Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Rumah Sakit Kejaksaan melakukan berbagai persiapan.

    “Rencana pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa di Kabupaten Serang Desa Silebu, dimana kami memohon dukungan dari gubernur, DPRD Provinsi Banten, Bupati Serang, untuk bisa bersinergi bersama Pokja Kejagung,” Hal ini diungkapkan oleh  Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Rumah Sakit Kejaksaan Reda Manthovani, Senin (10/10/2022).

    Rumah Sakit Adhyaksa ini akan berdiri diatas tanah seluas 10 Ha yang merupakan tanah hasil sitaan kasus pidana korupsi.

    “Tanah tersebut merupakan barang rampasan dari kasus pidana korupsi yang kita manfaatkan untuk kepentingan warga Banten,” kata Reda.

    Selain itu, pembanguan rumah sakit ini dikabarkan akan menelan biaya hingga Rp 500 miliar dan akan dilakukan groundbreaking pada tahun 2023 mendatang.

    Rumah sakit ini nantinya akan menjadi rumah sakit umum yang dapat digunakan oleh masyarakat Banten namun memiliki kekhususan karena berkaitan dengan tugas dan fungsi kejaksaan.

    “Kalau pelayanan pada umumnya ini rumah sakit umum, namun nanti ada kekhususan karena  berkaitan dengan tugas dan fungsi kejaksaan, ada forensik, trauma center dan rehabilitas narkotika,” ungkap Reda.

    Pj Gubernur Banten Al Muktabar berharap dengan didirikannya Rumah Sakit Adhyaksa akan bisa memberikan  pelayanan yang prima dibidang kesehatan bagi masyarakat Banten.

    “Semoga ini bisa menjadi jalan bagi banten untuk terus memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Al.

    Al Muktabar menambahkan, jika pihaknya siap berkolaborasi dengan Pokja pembangunan rumah sakit adhyaksa.

    Diketahui, Kejati Banten telah menerima penyerahan dan penandatanganan Berita Acara Penetapan status penggunaan Barang Milik Negara (BMN) barang rampasan berupa 58 bidang tanah dari Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung.

    Nantinya, di lahan 58 bidang tanah hasil rampasan terpidana itu akan dibangun rumah sakit Kejaksaan di Banten. Rumah sakit itu rencananya akan dibangun dengan anggaran multiyears. []

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    40,700PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru