SERANG, Sultantv.co – Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Serang mencapai 559 orang pada tahun 2025. Kasus tersebut didominasi akibat hubungan seksual sesama jenis.
Menurut Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, selain itu disebabkan juga dari tiga masalah, yaitu judi online (judol), pinjaman online (pinjol) dan aplikasi hijau.
“Kita konsen mau mengevaluasi terkait kenaikan HIV. Jadi ada 3 masalah besar, judol, pinjol sama aplikasi hijau,” kata Agis, saat ditemui di Puspemkot Serang, Jumat, 15 Agustus 2025.
Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menggandeng sejumlah stakeholder mulai dari lembaga pendidikan keagamaan pondok pesantren, tokoh ulama serta unsur masyarakat.
“Makanya saya bilang kita harus konsen pembangunan fisik karakter, saya menekankan adalah kunci perubahan di Kota Serang adalah SDM nya unggul,” ucap Agis.
Ia menegaskan hal tersebut bagian upaya Pemkot Serang untuk mencegah peningkatan HIV di Kota Serang.
“Makanya perlu pendidikan karakter untuk SDM nya unggul, supaya mengurangi pergaulan bebas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin mengatakan Pemkot Serang bersama OPD fokus terhadap penanggulangan serta pencegahan terjadinya penyakit-penyakit tersebut melalui sosialisasi dan edukasi di kanal media pemerintahan.
“Pencegahan penyakit AID/HIV, TBC, dan malaria saat ini menjadi fokus penting pemerintah kota. Kami, Diskominfo mendukung hal itu dengan menyosialisasikan melalui kanal-kanal media sosial, dan videotron untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” katanya.
Puskesmas dan kader kesehatan, lanjut dia, memiliki peran penting dalam memantau serta menangani penyakit-penyakit tersebut.
“Bahkan, selama ini kami bersama para kader selalu berupaya melakukan kunjungan kepada masyarakat dalam hal penanggulangan penyakit itu,” ujar Hasan.
Kemudian, pihaknya juga terus melakukan edukasi serta sosialisasi untuk menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan baik di keluarga, maupun lingkungan tempat tinggal.
“Kami bersama fasyankes di Kota Serang juga turut aktif memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Roy)




