JAKARTA – Pengurus Forum Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan audiensi dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar, Senin (24/10/2022).
“Komunitas Informasi Masyarakat di Kukar hingga saat ini terus aktif melakukan kegiatan – kegiatan desiminasi informasi dan kegiatan lainnya di masyarakat. Mengingat akan peran penting dari Komunitas Informasi Masyarakat maka Pemerintah kabupaten Kukar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika kukar akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap Kelompok Informasi Masyarakat yang ada,” kata Kepala Diskominfo Kukar Dafip Haryanto.
Sebagian Pengurus Forum KIM kukar sudah mendapatkan Surat Keputusan oleh Kepala Diskominfo kukar sebagai pijakan dalam berkegiatan, maka nantinya harus mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan literasi – literasi di masyarakat.
“Sinergitas kegiatan akan terus berkelanjutan antara KIM ditingkat Kelurahan, Forum KIM ditingkat Kecamatan, sampai Forum KIM ditingkat Kabupaten,”bebernya
Forum KIM Kukar juga bergerak untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Pasalnya, forum ini dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat Kukar.
Kadis Kominfo Dafip Haryanto menambahkan Forum KIM Kukar, sudah dikenal luas di Kaltim. Dalam pertemuan antar kepala-kepala dinas di Kaltim baru-baru ini, Forum KIM Kukar bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Propinsi Kaltim ini juga menjadi nilai tambah bagi Forum KIM kita.
“Jadi, kreatifitas dan kemandirian sudah dilakukan. Tergantung kreasinya. Ada yang di wisata, jurnalistik, film dan ekonomi kreatif. Jika ini dijadikan satu kesatuan, maka akan luar biasa,” ujarnya.
“Dia mengaku bersedia mendukung berbagai program Forum KIM Kukar pada tahun 2023 mendatang. Dalam pelaksanaannya, program forum ini juga bisa disinkronkan dengan program Diskominfo Kukar.Supaya semuanya bisa berjalan, seperti pembentukan KIM tiap desa. Nanti jalannya sama-sama,” katanya.
Ketua Forum KIM Kukar Ahmad biasa disebut Daeng lompo mengatakan, bahwa Forum KIM Kukar bertugas memberikan informasi terkait potensi sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, pendidikan, budaya dan sosial di setiap kecamatan se-Kukar.
“Harapan saya ke depan KIM itu sudah ada di desa-desa. Jadi, potensi di daerah itu betul-betul kita update semua. Kita bisa mendampingi pemerintah di sektor informasi, menyampaikan ke publik, agar tidak ada daerah yang dilupakan,” katanya. []




