28.6 C
Serang
Thursday, December 9, 2021
spot_img

No Bra No Day, Apa Maknanya?

Seperti yang kita ketahui kanker payudara menjadi kasus yang sangat serius dikalangan perempuan hal ini tertunya dapat berujung pada kematian. Menurut data dari World Helath Organization, Indonesia menjadi negara tertinggi kasus kanker payudara dengan jumlah 58.256 kasus atau 16,7% dari total 348.809 kasus kanker.

Sementara itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk. Rata-rata kematian akibat kanker ini mencapai 17 orang per 100 ribu penduduk di tahun 2018.

No Bra Day merupakan hari perayaan untuk tidak memakai bra seharian. Hari ini diperingati setiap tanggal 13 Oktober di bulan kesadaran kanker payudara. Bukan untuk alasan seksual, hari tanpa bra atau biasa di sebut dengan No Bra Day Celebration bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perempuan terkait kanker payudara. Kegiatan ini bermula sebagai bentuk kesadaran akan bahaya dari kanker payudara yang digelar di Amerika dan Kanada pada tahun 2011.

Nah, kamu yang merayakan No Bra Day tanpa melepas Bra? Bisa banget coba beberapa hal berikut:

Yang pertama, kamu bisa datang ke dokter untuk melakukan pemeriksaan sebagai upaya pencegahan kanker payudara. Jika kamu disibukkan dengan kegiatan lain atau bekerja, kamu bisa melakukan cara yang kedua, yaitu dengan melakukan pemeriksaan sendiri mulai dari memperhatikan bentuk, ukuran, permukaan, dan warna kulit. Yang terpenting adalah perhatikan bentuk payudaramu, hal ini dilakukan sebagai metode untuk mendeteksi kanker payudara dini.

Untuk meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap diri sendiri simak tips di bawah ini untuk mencegah terjadinya kanker payudara.

Menghindari Minuman Beralkohol

Mengutip dari beberapa penelitian, terbukti bahwa minuman alkohol menyebabkan peningkatan produksi hormon estrogen. Seperti yang kita ketahui, tingginya hormon estrogen dapat menjadi penyebab terjadinya kanker payudara di dalam tubuh wanita. Di samping itu, perlu diingat bahwa alkohol bisa merusak DNA di dalam sel-sel tubuh.

Dianjurkan Untuk Tidak Merokok

Bagi wanita yang memiliki kebiasaan merokok, segera hentikan kebiasaan yang tidak baik ini. Sebab penelitian menemukan bahwa wanita perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. Hal ini kerap terjadi pada wanita muda atau yang belum mengalami menopause. Penelitian juga menemukan bahwa wanita yang sering terpapar asap rokok memiliki risiko terserang kanker payudara.

Menjaga Berat Badan Agar Tetap Ideal

Ternyata memiliki berat badan berlebih memiliki risiko terkena kanker payudara. Hal ini dialami oleh wanita yang memiliki permasalahan obesitas yang telah menopouse. Hal ini dikarenakan jaringan lemak berlebih bisa meningkatkan produksi hormon estrogen di dalam tubuh wanita.

Berolahraga Secara Teratur

Aktivitas fisik dapat mencegah kanker payudara, sebab berolahraga akan membuat badan kita mengeluarkan keringat yang dapat menjaga berat badan kita tetap ideal. Untuk itu, wanita disarankan untuk melakukan aerobik dengan intensitas sedang selama 150 menit dan intensitas tinggi selama 75 menit dalam kurun waktu satu minggu.

Menyusui

Ternyata wanita menyusui memiliki memiliki efek yang kuat terhadap pencegahan kanker payudara. Sebab ketika menyusui, laktasi akan tertunda. Hal ini bisa menurunkan paparan hormon estrogen di dalam tubuh Anda. Selain itu, menyusui dianggap bisa membuat payudara melepas banyak jaringan, termasuk sel-sel dengan DNA yang rusak. Risiko kanker payudara pun bisa menurun. [Nada]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
17,153PengikutMengikuti
34,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru