More

    Jokowi Bawa Indonesia dan UAE Tandatangani Kemitraan Ekonomi Islam

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah kembali ke tanah air setelah sebelumnya mengunjungi Jerman, Ukraina, Rusia dan Abu Dhabi. Dari kunjungan terakhirnya, Jokowi berhasil membuat Indonesia dan Uni Emirat Arab menandatangani perjanjian kerjasama IUAE-CEPA (Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement).

    Diketahui, IUAE-CEPA merupakan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif yang mencakup bab khusus terkait isu ekonomi Islam.

    Presiden Joko Widodo dan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan menyaksikan pertukaran dokumen IUAE-CEPA yang telah disepakati kedua negara di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, 1 Juli 2022.

    Bersamaan dengan itu, kedua delegasi juga saling menukarkan nota kesepahaman lain yaitu:

    1. Nota Kesepahaman Manajemen Proyek Bersama tentang Mangrove antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Persatuan Emirat Arab.

    2. Protokol Perubahan Nota Kesepahaman antara Republik Indonesia dan Persatuan Emirat Arab tentang Kerja Sama Kelautan dan Perikanan.

    3. Nota Kesepahaman antara Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Persatuan Emirat Arab tentang kontrol vaksin dan obat-obatan.

    4. Protokol tentang Kerja Sama di bidang Industri Pertahanan dan Pengadaan Alat militer.

    5. Nota Kesepahaman dan Kerja Sama antara Universitas Nahdlatul Ulama dengan Universitas Kemanusiaan Mohammed Bin Zayed.

    6. Kontrak Pembelian Landing Platform Dock (LPD) antara PT PAL Indonesia dengan Angkatan Laut Persatuan Emirat Arab.

    Kesepakatan IUAE-CEPA menjadi sejarah baru sebagai perundingan dagang bilateral pertama Indonesia dengan negara di kawasan Teluk.

    Berdasarkan laman resmi Kementerian Perdagangan, komoditas ekspor utama Indonesia ke UAE antara lain minyak sawit, perhiasan, tabung dan pipa besi, mobil dan kendaraan bermotor, serta kain tenun sintetis.

    Sedangkan komoditas impor utama Indonesia dari UEA di antaranya produk setengah jadi besi atau baja, hidrokarbon acyclis, aluminium tidak ditempa, logam mulia koloid, dan polimer propilena. []

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    10,527FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    36,400PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru