BerandaBERITAJaman Ingatkan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Menguatkan Ideologi Pancasila

Jaman Ingatkan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Menguatkan Ideologi Pancasila

JAKARTA –  Jaman Perempuan Indonesia (JAPRI) menggelar dialog kebangsaan bertajuk “Strategi Mempertahankan Konsensus Kebangsaan” yang digelar di Rumah Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (13/02/2023).

Tema tersebut dipilih atas dasar keprihatinan dan mencermati kondisi dan situasi kebangsaan yang ada. Ketua Umum Jaman Perempuan Indonesia (JAPRI), Purnama Situmpol dalam sambutannya menjelaskan, Indonesia masih dirongrong dengan ideologi selain Pancasila. Padahal NKRI adalah harga mati dan Pancasila adalah ideologi yang sudah final.

“Intoleransi dan terorisme masih terjadi di Indonesia dan menjadi isu yang mendunia pula. Di Indonesia masih kita terus temui banyak kasus yang mirisnya melibatkan perempuan dan anak,” tegas Purnama.

Purnama mengatakan, seharusnya perempuan memiliki rasa yang lebih peka dan memiliki perasaan seperti ‘rahim ibu’ yang semestinya berperan aktif dalam menjaga kesatuan bangsa dan negara.

“Indonesia adalah negara yang beragam. Kebhinekaan adalah kekuatan yang dimiliki Indonesia,” katanya.

Purnama juga berpesan, dalam mempertahankan konsensus kebangsaan bisa pula dimulai dari unit terkecil yakni keluarga yang didalamnya sangat dibutuhkan peranan perempuan atau ibu. 

Sementara itu, Pembina Jaman Perempuan Indonesia, Kartini Syahrir menyampaikan, perempuan harus menjadi garda terdepan dalam mengawal isu-isu kebangsaan. “Melalui dialog kebangsaan ini diharapkan lahir pemikiran yang cerdas dan benar,” tuturnya.

Kartini mengatakan, sesuai dengan julukannya, Indonesia adalah Ibu Pertiwi. Maka persoalan kebangsaan sangat lekat dengan keberadaan dan peran aktif perempuan.  

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Wantimpres Irjen Pol (purn) Sidarto Danusubroto, Wantimpres Putri Kuswisnuwardhani, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, Mantan Deputi BNPT Irjen Pol (purn) Hamli ME. (Ar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular