BerandaBERITAIni Rahasia Bupati Banyuasin Capai Realisasi Vaksinasi dalam Waktu Singkat!

Ini Rahasia Bupati Banyuasin Capai Realisasi Vaksinasi dalam Waktu Singkat!

SERANG – Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 secara massal.

Bupati Banyuasin, Askolani mengatakan, bahwa tidak mudah untuk menuntaskan target realisasi vaksinasi hingga 70% hanya dalam 7 hari. Terlebih, selain memiliki jumlah penduduk yang banyak, secara geografis, wilayah Kabupaten Banyuasin tidak terintegrasi dengan daratan.

“Jadi, kalau kita mau ke suatu kecamatan atau desa, kita harus pakai speedboat, pakai perahu, pakai getek, karena tidak terintegrasi dengan daratan,” ungkapnya, saat menjadi narasumber di Podcast Wong Kito Bercrito yang tayang di Sultan TV, pada Kamis (10/2/2022).

Dengan kondisi yang serba sulit itu, pihaknya dipaksa memutar otak untuk mengajak masyarakat Kabupaten Banyuasin agar mau melakukan vaksinasi secara besar-besaran dalam kurun waktu 7 hari.

Maka dari itu, untuk menuntaskan targetnya, Askolani bekerja sama dengan TNI-Polri serta mendapat bantuan dari tenaga kesehatan (nakes), camat, dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Banyuasin, tidak hanya Dinas Kesehatan.

“Jadi, kita tugaskan mereka, satu kepala dinas memegang satu Kecamatan,” ujarnya.

Namun, tidak cukup sampai di situ. Askolani menilai, harus ada daya tarik agar masyarakat mau terdorong untuk divaksin. Maka dari itu, munculah ide untuk membuat vaksin berhadiah.

Ia menuturkan, dalam waktu yang singkat, pihaknya mampu mengumpulkan sebanyak empat motor, kipas angin, kulkas, dan hadiah-hadiah lainnya sebagai doorprize bagi warga yang telah menjalani vaksinasi.

“Ditambah lagi, kita kumpulkan beras gotong royong juga. Kita bagikan beras, 1 orang 5 kilo beras. Yang menarik, dalam waktu yang singkat, dalam beberapa jam, kita dapat mengumpulkan lebih kurang 40 ton beras,” imbuhnya.

Askolani menyebut, beras-beras yang berhasil dikumpulkan tersebut berasal dari semua perusahaan yang ada di Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut selalu sigap untuk membantu upayanya dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Askolani menilai, setidaknya ada dua hal yang mereka dapatkan dari program vaksinasi yang mereka lakukan. Pertama, target yang sudah menjadi perintah dari pemerintah pusat. Sedangkan yang kedua adalah sedekah. 

“Dengan kita berikan sedekah beras 5 kilogram, lumayan bisa bantu masyarakat juga. Jadi, vaksin dapat, keselamatannya, kesehatannya, juga rezeki dapat,” katanya.

Askolani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik dalam pelayanan maupun dalam pembangunan, khususnya untuk masalah vaksin.
Ia menargetkan, realisasi vaksinasi di Kabupaten Banyuasin mencapai 100% pada bulan Maret 2022. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular