26.9 C
Serang
Saturday, September 18, 2021
spot_img

Ini Mengapa Pisang Baik untuk Asam Lambung

Buah pisang termasuk buah populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Buah yang dikenal dengan warna kuningnya ini ternyata hadir dalam berbagai warna, ukuran, dan bentuk lainnya.

Kandungan nutrisi di dalamnya pun menawarkan segudang manfaat bagi tubuh, termasuk menetralkan asam lambung. Agar lebih jelas, di bawah ini beberapa alasan mengapa pisang termasuk buah yang aman untuk asam lambung.

1. Rendah asam

Sudah bukan rahasia umum lagi bila penderita penyakit refluks asam lambung (GERD) dan masalah asam lambung lainnya perlu membatasi makanan tinggi asam, seperti buah sitrus.

Untungnya, Anda masih bisa mengonsumsi buah-buahan guna memenuhi kebutuhan vitamin, seperti buah pisang.

Buah pisang merupakan buah yang dikategorikan sebagai buah rendah asam, sehingga buah berwarna kuning ini mungkin membantu Anda meredakan gejala refluks asam.

Hal ini dilakukan dengan membantu melapisi lapisan organ esofagus (kerongkongan) yang mengalami iritasi. Dengan begitu, rasa tidak nyaman yang muncul pun ikut berkurang.

Itu sebabnya, buah pisang mungkin bisa dijadikan alternatif untuk mengurangi gejala akibat dari asam lambung naik, seperti maag.

2. Kaya akan serat

Selain rendah asam, pisang diklaim baik untuk asam lambung karena kaya akan zat gizi serat. Sebagai contoh, pisang ambon mengandung sekitar 1,9 gram serat setiap 100 gram-nya.

Menurut penelitian yang diterbitkan di World journal of gastroenterology, diet tinggi serat baik untuk pasien NERD (Non-Erosive Reflux Disease). Kondisi ini merupakan subkategori GERD tanpa adanya erosi/pecahan mukosa (dinding) esofagus.

Hal ini dikarenakan makanan kaya serat dapat memicu peningkatan dari tekanan istirahat sfingter esofagus bagian bawah.

Sumber serat seperti pisang pun menunjukkan penurunan jumlah asam lambung dan perut mulas pada NERD. Namun, kebanyakan asupan serat pun tak baik.

Asupan serat yang berlebihan bisa memicu gejala baru yang mungkin bisa memperparah GERD. Sesuaikan konsumsi serat sesuai dengan kebutuhan serat harian Anda.

3. Mengandung basa

Makanan memiliki indikator tingkat keasaman (pH) yang nantinya bisa menjadi tolok ukur apakah makanan yang dikonsumsi termasuk tinggi asam atau tidak.

Jenis makanan yang mempunyai pH rendah bersifat asam. Hal ini memungkinkan makanan, seperti buah jeruk dan lemon, lebih mungkin memicu asam lambung.

Sementara itu, makanan dan buah dengan pH yang lebih tinggi bersifat basa. Jadi, makanan ini mungkin dapat membantu mengimbangi asam lambung yang kuat.

Kabar baiknya, pisang mengandung pH yang lebih tinggi, sehingga membuatnya menjadi cukup baik untuk meredakan asam lambung. Selain pisang, makanan yang bersifat basa lainnya yang bisa Anda peroleh antara lain:

  • melon,
  • adas,
  • kembang kol, dan
  • kacang-kacangan.

Dikutip: hellosehat.com

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru