30.4 C
Serang
Tuesday, June 22, 2021
spot_img

Harga Kedelai Naik, Penjual Tahu Jual Motor untuk Tutup Modal

Imbas harga kedelai naik dengan signifikan, beberapa pengrajin tahu di Kabupaten Lebak banyak gulur tikar. Pengrajin memilih untuk menutup usaha tahunya, lantaran hal ini dilatarbelakangi karena pemasukan usaha tak sebanding harga kedelai yang mahal.

Salah satu pengrajin tahu, Abdul Rohman (50) warga Kampung Salahaur, Kecamatan Rangkasbitung, Desa Cijoro, Kabupaten Lebak-Banten ini mengeluhkan harga kedelai yang naik signifikan.
Bahkan untuk menutupi kerugiannya sampai beberapa pengrajin tahu, sampai ada yang menjual motornya untuk menutupi kerugian dan menutupi modal.

“Jelas sangat ngeluh, sampai saya hampir gulung tikar. Temen bahkan udah banyak yang bangkrut. Ngeluh sekali, karena tidak sesuai pemasukan sama pengeluaran,” ujar Abdul Rohman, Rabu (2/6).
“Punya motor dijual, motornya. Buat modal kedelai. Jadi untuk modal lagi. Mau gimana lagi hidupnya dari tahu,” Kata Abdul Rohman kepada Sultan TV.

Abdul Rohman juga menyampaikan bahwa harga kedelai saat ini Rp1.200.000 per kintalnya. Hal ini sangat memberatkan para pengrajin tahu. Yang semula harga awal dikisaran Rp.1.000.000 per kintalnya. Akibat hal ini produksi tahu dikurangi. Hal inipun mengakibatkan kerugian yang cukup parah. Kepada pengrajin tahu yang ada saat ini. (AL)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,549FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,600PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru