SERANG, Sultantv.co – Gubernur Banten Andra Soni meminta aparat penegak hukum (APH) untuk segera menindak lanjuti kasus pelecehan seksual yang terjadi di SMA Negeri 4 Kota Serang, tepatnya di Jalan Banten Lama, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen.
Permintaan ini disampaikan Andra Soni setelah menghadiri acara pengukuhan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Minggu, 13 Juli 2025.
“Saya sedang berkoordinasi dengan pihak aparat penegak hukum supaya ditindak lanjuti,” ujar Gubernur Banten, kepada awak media.
Politisi Gerindra ini juga meminta masyarakat untuk tidak langsung menyudutkan salah satu pihak, baik pihak sekolah maupun pelaku.
Sebab, dirinya tengah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak untuk menggali kebenaran informasi perihal kasus tersebut. Meskipun pihak sekolah sudah mengakui adanya kasus ini.
“Kita akan minta pihak-pihak terkait untuk bisa menelusuri dan kemudian memastikan peristiwa ini, dan bilamana peristiwa menyangkut hal yang muncul di dalam tampilan media atau medsos,” kata Andra Soni.
“Iya nanti akan kita tindak lanjuti segera,” imbuhnya.
Menurutnya, proses hukum harus tetap berjalan, apabila seseorang terlibat dengan masalah hukum. Walaupun pihak sekolah telah mendamaikan antara pelaku dengan pihak korban, untuk saling memaafkan.
“Ya proses hukumnya harus tetap berjalan kalau ada permasalahan hukum,” tegas Andra Soni.
Diberitakan sebelumnya, mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Kota Serang, Ade Suparman, mengakui adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru kepada salah seorang murid.
Kasus ini terjadi pada tahun 2023, saat dirinya masih menjabat sebagai kepala sekolah di SMA Negeri 4 Kota Serang. Pada saat itu pula persoalan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak, baik korban maupun pelaku.
Kemudian, kasus ini muncul ke publik setelah akun Instagram, @savesmanfourkotser, membongkar 7 skandal yang terjadi di sekolah tersebut. Mulai dari program One Day One Thousands (ODOT), pungutan liar (pungli) buku pelajaran, hingga kasus pelecehan seksual. (Roy)




