BerandaBERITAGerakan Panen dan Tanam Cabai Langkah Al Muktabar Jaga Stabilitas Harga

Gerakan Panen dan Tanam Cabai Langkah Al Muktabar Jaga Stabilitas Harga

SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengikuti Gerakan Panen dan Tanam Cabai secara serentak tingkat provinsi. 

Gerakan panen dan tanam cabai itu menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk melakukan stabilisasi harga khususnya bahan pokok cabai.

Kegiatan ini dilakukan mulai dari Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.

Al Muktabar melakukan panen dan tanam cabai bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Baru yang terletak di Kampung Jami, Desa Tejamari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Rabu (20/12).

“Kegiatan panen dan tanam cabai ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kepala daerah beberapa waktu lalu di Jakarta, dan ini bagian dari langkah kita untuk melakukan stabilisasi harga khususnya bahan pokok cabai,” ungkap Al Muktabar.

Selain itu melakukan gerakan panen dan tanam cabai, Pemprov Banten juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dilokasi tersebut.

“Kegiatan GPM ini kita sudah lakukan 119 kali, itu dalam rangka kita berkontribusi untuk mengendalikan inflasi utamanya dan stabilisasi harga,” katanya.

Selanjutnya, Al Muktabar menyampaikan untuk luasan gerakan panen dan tanam cabai yang digunakan sekitar 12 hektar yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Saya sudah minta ABM dalam rangka panen ini khusus di Provinsi Banten, ABM ikut di dalam pendistribusian dan melakukan penyetokan apabila memungkinkan untuk kita berharap dapat membuat stabilisasi harga di pasar,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengungkapkan dengan total luas sekitar 12 hektar, maka memiliki potensi panen mencapai 48 ton.

Agus juga menyampaikan kegiatan gerakan panen dan tanam cabai tersebut sebagai upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga cabai.

“Untuk kondisi ini, minimal dapat kita siapkan ketersediaannya dengan cabai yang ada.  Sekalipun belum cukup semua. Maka dibutuhkan kerjasama antar daerah,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat mengatakan gerakan panen dan tanam tersebut sebagai langkah antisipasi menjelang Nataru. Maka dibutuhkan persiapan yang berkelanjutan. 

“Ini salah satu mengapa kita lakukan gerakan panen juga tanam cabai, ini akan berkelanjutan,” pungkasnya. (Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular