Marak terjadi penghapusan mural bernada kritik oleh para seniman di beberapa daerah. Berbagai kritik maupun kegelisahan masyarakat yang diluapkan lewat mural, stensil, grafiti hingga coretan vandal di medium tembok diburu oleh para aparat setempat.
Merespon hal tersebut, Gejayan Memanggil mengundang seluruh seniman jalanan se-Tanah Air puntuk ikut dalam lomba ‘Lomba Mural Dibungkam’. Pengumuman lomba mural ini diunggah oleh akun instagram @gejayanmemanggil, Senin (23/8).
Lomba akan berlangsung hingga sepekan kedepan atau hingga akhir Agustus 2021. Karya peserta mural yang berhasil dihapus aparat akan mendapat nilai lebih.
“konsepnya, menggambar adalah kebudayaan setiap anak, pemberangusan adalah kekeliruan penguasa atau orang dewasa. Corat-coretan di tembok adalah cara-cara ketika kebebasan bersuara terbatas dan sekarang coretan itu pun dibatasi.” Kata Humas Gejayan Memanggil Mimin Muralis seperti yang dilansir dari cnnindonesia.
Adapun cara berpartisipasi dalam lomba ini dengan mengunggah foto karya ke instagram dan menandai akun @gejayanmemanggil. Setelahnya mengirim pesan konfirmasi via direct message dengan kode ‘Lomba Dibungkam’.



