Geger Banten Demo Omnibus Law Lagi, Ini 10 Tuntutannya

Geger Banten, aliansi persatuan mahasiswa Banten lintas kampus yang bergerak dalam mengkritisi isu-isu mahasiswa di sektor pendidikan dan kebijakan pemerintah hari ini Kamis (15/10/2020) kembali turun ke jalan. Sebelumnya pada Rabu (6/10/2020) aksi mereka di Jalan Jenderal Sudirman berkahir ricuh dan penangkapan 14 orang oleh aparat kepolisian.

Aksi yang kali ini diikuti oleh GMNI Cabang Serang, SAPMA PP Cabang Serang, SEMPRO, KUMALA PW Serang, SAPMA PP Teknik, UMC, KMS-30, SMGI, SGMI, SWOT, LMND-PRD, Api Kartini, dan LBH Rakyat Banten ini menggelar aksi di Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Kota Serang.

Sepuluh tuntutan yang dibawa Geger Banten pada aksi kali ini. Yakni Cabut Undang-Undang Omnibus Law Ciptaker. Itu menjadi tuntutan utama. Tuntutan lainnya yakni bangun industrialisasi nasional, wujudukan reforma agraria sejati, hentikan kriminalisasi terhadap 14 kawan #GEGERBANTEN! Bebaskan dan cabut status tersangka, tolak skema kampus merdeka, wujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis dan mengabdi kepada masyarakat.

Empat tuntutan lainnya yakni ganti haluan ekonomi, segera laksanakan Pasal 33 UUD 1945, sahkan RUU perlindungan pekerja rumah tangga( PRT) dan RUU masyarakat adat, sahkan RUU PKS & wujudkan kampus ramah perempuan, dan pemerintah fokus dalam menangani virus Covid-19 yang ada di Indonesia.

 Aksi yang tidak hanya di Ciceri melainkan juga dilakukan di Puspemkot Serang ini direspons Walikota Serang. Dari postingan akun Instagram @infoserang, Walikota Serang didampingi pejabat dan aparat menemui para mahasiswa yaang melakukan aksi di depan gedung. Mereka diajak berdiskusi secara lesehan.[Sultantv]

(Visited 4 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.