BerandaBERITAFilm Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai Siap Tayang

Film Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai Siap Tayang

Film horor Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai dijadwalkan tayang perdana pada 4 September 2025. Dalam unggahan di Instagram @menjelangmagrib2 dibocorkan bahwa latar suasana di film ini adalah tahun 1920-an, zaman penjajahan Belanda.

Berdasarkan teaser yang dibagikan, film ini menyoroti benturan antara ilmu kedokteran modern dengan kepercayaan mistik masyarakat lokal yang sudah mengakar selama turun-temurun. Tema yang diangkat juga beririsan dengan psikologis dan budaya secara bersamaan, dengan pengalaman sinematik yang mewakili karakter tokoh serta latar awal abad ke-20 tersebut.

Dengan sentuhan artistik besutan sutradara dan penulis Helfi Kardit, serta penampilan aktor muda Aditya Zoni, film ini tidak hanya menakutkan secara visual tetapi juga menyimpan banyak lapisan cerita tentang benturan adat, perjuangan individual, serta misteri masa lalu. Sebelum menonton, ini sedikit bocoran tentang film Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai,

Dikutip dari laman resmi XXI, Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai merupakan film bergenre horor.
Film ini mengisahkan tentang seorang dokter muda lulusan Stovia yang menyelidiki kasus seorang gadis yang dipasung di desa terpencil pada tahun 1920-an.

Cerita dengan latar belakang tahun 1920, pada masa itu Stovia era hindia Belanda melahirkan lulusan kedokteran pribumi.
Diawali oleh dokter muda lulusan Stovia bernama Giandra membaca koran javasche courant tentang gadis di Desa Karuhun yang dipasung.
Pada masa itu pemasungan bagian dari cara penyembuhan penyakit kejiwaan.
Pengobatan secara mistik yang ditangani seorang dukun ini sangat bertentangan dengan Giandra sebagai seorang dokter.

Gadis yang dipasung ini bernama Layla dan berita di koran itu di tulis oleh Rikke seorang jurnalis keturunan Belanda dan pribumi.
Giandra memutuskan menemui Layla di Desa Karuhun, desa yang jauh dari kota.

Ia harus naik pedati (kendaraan yang ditarik oleh kerbau) untuk mencapai tujuan Desa Karuhun.
Sesampai di Desa Karuhun, Giandra disambut oleh Rikke karena Rikke juga penasaran dengan kedatangan Giandra ke pelosok desa di kaki gunung tersebut.

Rikke hanya menyampaikan tiga suku kata pada Giandra yaitu Kultur, Mistik, Tahayul.
Ini yang jadi perjalanan Giandra bertempur antara science atau ilmu pengetahuan yang dia pelajari dengan kultur dan kepercayaan masyarakat secara turun temurun.

Daftar Pemain Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai
Aditya Zoni sebagai Giandra
Aisha Kastolan sebagai Layla
Aurelia Lourdes sebagai Rikke
Ajeng Fauziah
Muthia Datau
Ageng Kiwi
Shania Sree
Ratu Dewi Imasy
Fendi Pradana.[Nindya]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular