BerandaBERITAEl Nino Jadi Penyebab Kasus DBD Meningkat di Provinsi Banten

El Nino Jadi Penyebab Kasus DBD Meningkat di Provinsi Banten

SERANG – Fenomena El Nino menjadi penyebab kasus Demam Berdarah (DBD) di Provinsi Banten mengalami peningkatan dari Januari 2024  mencapai 1.619 kasus sedangkan Februari 2024 meningkat lagi hingga mencapai 1.933 kasus .

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Astuti mengatakan naiknya kasus DBD ini salah satunya akibat iklim El Nino yang membuat Virus Dengue atau virus akibat nyamuk menjadi tumbuh subur.

Pasalnya, nyamuk Aedes Aegypti senang hidup di genangan air yang jernih, ini menjadi sarang yang nyaman bagi para nyamuk penyebar virus untuk berkembang biak.

“Pertama adalah iklim El Nino, cuaca iklim kemarin sebabkan dimana virus dengue ini tumbuh subur yang juga berkaitan berkaitan dengan kebersihan dari masing-masing masyarakat. Dengan musim penghujan yang panas, kemudian hujan kering ada genangan, itu akhirnya membuat nyamuk Aedes Aegepti tumbuh dimana-mana dan berkembang biak dimana-mana,” terangnya.

Ia juga mengatakan agar masyarakat kembali menggalakkan budaya kerja bakti. Hal itu bertujuan untuk menjadikan lingkungan bersih, tidak ada genangan air dan nyamuk tidak dapat berkembang biak.

Selain itu, Ati juga mengatakan pihaknya tengah berupaya agar bisa mencetak kader-kader jumantik yang bisa ikut ambil andil dalam upaya pencegahan berbagai macam penyakit, salah satunya yakni DBD.

“Tentunya budaya pola kerja bakti yang juga saat ini sudah semakin minim dirasakan masyarakat, ini perlu ditingkatkan kembali. Kita harus melakukan upaya satu rumah satu kader jumantik. Kalau dulu ada kader jumantik dari tingkat RT RW. Ini harus dihidupkan kembali,” katanya.

“Foging bukan satu-satunya (cara mengatasi nyamuk Aedes Aegypti, red). Apalagi dengan campuran yang tidak benar tentu ini membuat fogging tidak efektif. Bahkan malah membuat nyamuk kebal,” tandasnya. (Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular