Kota Tangerang tercatat telah dilanda gelombang ketiga Covid-19 dengan jumlah pasien sebanyak 1.628 kasus covid-19 baru, pasien sembuh bertambah 379 orang, dan kasus aktif dalam perawatan di angka 9.762 orang, pada Minggu (16/2/2022) kemarin.
Untuk itu, banyak pasien yang melakukan isolasi mandiri. Kepala Puskesmas Panunggangan, dr Yumelda Ismawir memberikan panduan isolasi mandiri dengan benar.
“Pasien yang isoman, hanya yang mengalami gejala ringan, seperti batuk, demam, atau sakit tenggorokan yang bisa diatasi di rumah, tidak memiliki penyakit penyerta, memiliki kamar yang terpisah dan kamar mandi di dalam rumah. Jika salah satu tidak terpenuhi, maka isolasi,” ujar dr Yumelda. Senin (7/2/22).
dr Yumelda menambahkan, isoman dilakukan selama 10 hari, namun sebelumnya harus melaporkan ke puskesmas terdekat melalui WhatsApp Group agar bisa terpantau kondisi pasien.
“Pasien tidak boleh keluar rumah. Tidak mendatangi tempat umum dan berkumpul. Dan pasien juga dianjurkan untuk cek suhu dua kali sehari, gunakan termometer pada pagi dan sore hari. Pantau gejala batuk, sesak, dan demam setiap hari. Pastikan, habiskan waktu isoman dengan PHBS yang baik dan benar,” tambahnya.
dr Yumelda mengatakan, hal terakhir yang harus dilakukan agar kesehatan terus terpantau yaitu dengan memanfaatkan layanan telemedicine dari Puskesmas. Mulai dari konsultasi harian, dokter mengarahkan hal-hal yang perlu dilakukan selama isoman, hingga mengirimkan atau meresepkan obat-obatan yang dibutuhkan. (RT)




