More
    BerandaBERITADPPPAKB Kota Serang Siap Berikan Konseling Bagi Korban Pelecehan Seksual di SMA...

    DPPPAKB Kota Serang Siap Berikan Konseling Bagi Korban Pelecehan Seksual di SMA 4

    SERANG, Sultantv.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Serang menyatakan bersedia memberikan konseling kepada korban kasus pelecehan seksual, yang sempat terjadi di SMA Negeri 4 Kota Serang pada 2023 silam.

    Hal ini bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma dan ketakutan yang dialami oleh S, salah seorang almuni di sekolah tersebut, yang menjadi korban pelecehan seksual pada saat itu.

    Diketahui, konseling adalah proses pemberian bantuan melalui percakapan tatap muka antara seorang tenaga ahli (konselor) dengan klien, untuk membantu memahami dan mengatasi masalah yang sedang dihadapi, serta mengembangkan potensi dirinya.

    Kepala DPPPAKB Kota Serang, Anthon Gunawan mengaku bersedia memberikan pendampingan berupa konseling, apabila dibutuhkan oleh pihak korban.

    Saat ini, pihaknya memiliki tiga tenaga khusus di bidang psikologi dan Rumah Aman, yang dapat membantu mengurangi rasa depresi maupun takut yang dialami korban kasus pelecehan seksual.

    “Apabila dia (korban) selama ini mengalami depresi atau stres, kita sediakan psikolog. Kalau memang yang bersangkutan butuh Rumah Aman juga terkait kasus ini, maka kami sediakan,” ujar Anthon, saat ditemui di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa, 15 Juli 2025.

    Menurut Anthon, kewenangan pendidikan tingkat SMA merupakan ranah pemerintah provinsi, sehingga pihaknya hanya sebatas menghimpun informasi dan memberikan konseling saja terhadap kasus ini.

    “Karena tugas kami seperti itu. Karena pendidikan SMA ini kewenangannya ada di provinsi. Kami juga berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak provinsi, sebelum masuk ke sekolah tersebut,” terangnya.

    Ia mengaku dapat informasi terkait dugaan kasus pelecehan seksual ini melalui media sosial. Selang sehari, dirinya langsung menugaskan jajaran PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) untuk terjun ke sekolah tersebut.

    “Dari sana kita beberapa kali mendapatkan informasi yang cukup banyak, bahwa apa yang diberitakan di media sosial dengan fakta di lapangan memang pernah terjadi kasus pelecehan seksual,” ungkap dia.

    “Kami juga mendapat informasi dari beberapa orang, baik sebagai saksi maupun korban, bahwa kronologisnya cukup panjang, tidak hanya sekali terjadi di dalam kegiatan di sekolah,” sambung Anthon.

    Meskipun saat ini korban sudah bukan lagi usia anak-anak, karena sudah lulus sekolah, namun DPPPAKB Kota Serang tetap menggali informasi dan berharap kasus ini tidak berlanjut kepada korban lainnya.

    “Jadi menurut kami kasus ini harus selesai dulu secara hukum, karena kalau diselesaikan secara kekeluargaan itu bukan solusi,” tegas Anthon.

    “Konon kabarnya ada beberapa alumni di atasnya juga pernah dilakukan pelecehan seksual, baik itu verbal maupun hal-hal lainnya. Kita sedang menginventarisir dan mudah mudahan kita tidak kesulitan mencari informasinya,” ungkapnya.

    Saat ini, kasus pelecehan seksual di SMA Negeri 4 Kota Serang sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Serang Kota.

    “Mudah mudahan pihak hukum ini bisa menelusuri kasus ini dengan mudah, tanpa kesulitan,” ucap Anthon. (Roy)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -

    Most Popular