BerandaUncategorizedBupati Ratu Zakiyah Ungkap Capaian Program di HUT 500 Kabupaten Serang

Bupati Ratu Zakiyah Ungkap Capaian Program di HUT 500 Kabupaten Serang

SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 500 pada Kamis 8 Oktober 2026. Serangkaian acara dilaksanakan dalam menyemarakkan HUT seabad ini, salah satunya adalah sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Serang.

Sidang paripurna dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Serang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Serang Ratu Zakiyah menegaskan bahwa HUT tahun ini merupakan momentum bersejarah karena Kabupaten Serang berusia lima abad.

“Lima abad bukan sekadar angka dan bukan pula seremoni semata. Lima abad adalah perjalanan panjang yang di dalamnya tersimpan keteguhan, pengorbanan, karya, doa, dan keteladanan,” ujar politisi PAN ini.

HUT ke-500 Ini mengusung Tema “5 Abad Melangkah Bersama Menuju Serang Bahagia”. Tema ini menegaskan bahwa pembangunan harus menghadirkan kebahagiaan yang nyata dalam kehidupan.

“Serang Bahagia adalah tekad agar anak-anak memperoleh pendidikan yang bermutu, ibu dan bayi mendapatkan layanan kesehatan yang aman, keluarga miskin memperoleh perlindungan, pemuda memiliki keterampilan dan pekerjaan,” kata Ratu Zakiyah.

Di usia ke 500 ini Pemkab Serang terus berkomitmen meneruskan cita-cita para pendahulu untuk menjadikan Kabupaten Serang Bahagia. Bupati menjabarkan berbagai kegiatan program yang telah berlangsung antara lain sektor kesehatan.

Fasilitasi jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, pelayanan Cek Kesehatan Gratis 559.770 jiwa, rehabilitasi 4 puskesmas dan pembangunan satu puskesmas, serta pendampingan ibu hamil, penguatan gizi, dan penanganan stunting.

Lalu, sektor pendidikan yaitu pemberian beasiswa bagi 1.866 siswa SD, 1.228 siswa SMP, 253 guru, peningkatan insentif bagi 20.445 guru madrasah dan guru ngaji sebesar 50 persen, revitalisasi sekolah serta penguatan pendidikan keagamaan melalui pelatihan baca tulis Al-qur’an dan penyusunan kurikulum muatan lokal.

Terkait pengentasan kemiskinan, Pemkab Serang sudah melakukan penyaluran bantuan usaha ekonomi produktif sebesar Rp2,5 juta per penerima, menjangkau 1.396 warga dan 30 paket kelompok usaha bersama senilai Rp15 juta per kelompok.

“Kami juga sudah menangani 457 Rumah Tidak Layak Huni tahun 2025 dan 2.400 di tahun 2026, sertifikasi keterampilan bagi 1.529 warga, pelayanan pencari kerja dan penempatan tenaga kerja bagi 10.219 orang melalui bursa kerja atau pameran lowongan kerja,” tegasnya.

Pemkab Serang juga melakukan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui pelatihan bagi 813 pelaku usaha mikro serta 652 pengurus dan Pengawas KDMP di 326 desa.

Hal lain yang dilakukan juga adalah penataan kawasan pesisir dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan mendukung 55 kelompok nelayan, melatih 430 warga dalam budidaya ikan, memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 200 nelayan rentan, serta mengembangkan KNMP.

Di sektor lingkungan, Pemkab membentuk 24 bank sampah baru dan 1 bank sampah induk baru, penambahan 9 Arm Roll pengangkut dan 64 kontainer, kerja sama pengembangan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), serta penataan 10,06 hektare Kawasan Kumuh.

Sementara di bidang infrastruktur dengan melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi jalan kabupaten sepanjang 68 Km dan rehabilitasi jembatan sebanyak 13 jembatan, penataan ruang terbuka publik di kecamatan.

Kemudian, program penerangan jalan menjangkau 20 kecamatan, melalui pemasangan 555 titik penerangan 6 jalan umum baru dan pemeliharaan 1.025 unit lampu jalan.

Ratu Zakiyah menegaskan pembangunan dilakukan dengan prinsip tidak ada desa yang tertinggal dan terabaikan dan tidak ada masyarakat yang luput dari perhatian pembangunan.

“Kami terus mengoptimalkan koordinasi dan sinergi dengan berbagai kementerian di Pusat. Upaya ini dilakukan untuk membuka peluang dukungan pendanaan bagi program dan kegiatan di Kabupaten Serang,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2025 menunjukan perkembangan yang positif.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun 0,45 poin menjadi 8,73 persen, angka kemiskinan turun 0,03 poin menjadi 4,48 persen, dan menjadi angka terendah ketiga di Provinsi Banten.

“Sementara itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat 82 poin menjadi 74,10, laju pertumbuhan ekonomi meningkat 0,35 poin dan mencapai 5,52 persen,” tandas Ratu Zakiyah. (ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular