Kalimantan Timur – Bendungan Sepaku Semoi yang terletak di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinis Kalimantan Timur akan menjadi bendungan yang memenuhi kebutuhan air baku dan menangkal atau merdekusi banjir atau di kawasan IKN.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan, pembangunan konstruksi Bendungan Sepaku Semoi telah dimulai sejak Juli 2020 dan ditargetkan akan rampung pada Desember 2023. Pembangunan tersebut kini telah berprogres 30,69 persen.
Bendungan tersebut memiliki kapasitas volume 10 juta m3 dan mampu memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas 2.500 liter per detik. Selain itu, bendungan ini mampu merdekusi banjir sebesar 55 persen.
Diketahui Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi berada dibawah tanggungjawab Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dengan kontrak tahun jamak hingga tahun 2023 dengan total anggaran senilai Rp556 miliar.
Kepala BWS Kalimantan IV Harya Muldianto mengatakan, progres konstruksi Bendungan Sepaku Semoi hingga saat ini sebesar 20,47% dengan pekerjaan saat ini mencakup jalan masuk, pengelak, pelimpah,galian dan timbunan tubuh bendungan. (red)




