SERANG, Sultantv.co – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Yandri Susanto mengungkapkan bahwa Provinsi Banten telah membangun asrama haji sendiri setelah 78 tahun mengandalkan asrama haji di Pondok Gede, DKI Jakarta.
“Alhamdulillah Banten sudah punya asrama haji yang selama 78 tahun ini kan kita numpang terus ke Pondok gede DKI,” katanya di Alun-Alun Barat, Kota Serang, Sabtu (2/9).
Kata dia, pada tahun 2020, saat menjabat sebagai Ketua Komisi 8, Yandri Susanto telah mengusulkan anggaran untuk pembangunan asrama haji di Banten. Dalam dua tahun terakhir, pembangunan asrama haji tersebut telah selesai dan diharapkan dapat digunakan pada tahun depan.
“Jadi waktu saya Ketua Komisi 8 dulu tahun 2020 saya sudah ketuk anggarannya untuk pembangunan asrama haji jadi selama 2 tahun ini asrama haji itu dibangun dan insya Allah tahun depan sudah bisa digunakan,” ujarnya.
Yandri Susanto menjelaskan bahwa pembangunan asrama haji di Banten memiliki banyak manfaat. Selain mengurangi jarak dan waktu perjalanan bagi jamaah haji, pembangunan asrama haji juga akan meningkatkan kemandirian Provinsi Banten.
Selama ini, Banten hanya mengandalkan fasilitas asrama haji di Pondok Gede, DKI Jakarta, yang tidaklah ideal. Oleh karena itu, Yandri Susanto berkomitmen untuk membangun asrama haji di Banten agar jamaah haji tidak perlu lagi “numpang” di tempat lain.
“Mendekatkan dari sisi jarak dan menghemat dan sisi waktu, kemudian kemandirian Banten sudah kelihatan selama ini kan cuma numpang istilahnya dan itu tidak elok nih maka saya waktu itu Banten harus punya asrama haji dan alhamdulillah berhasil,” tuturnya.
Ia juga mengatakan lokasi pembangunan asrama haji Banten berada di Cipondoh, yang sangat dekat dengan bandara. Dengan sistem kloter, asrama haji ini dapat menampung 1000 hingga 1500 jamaah per rombongan. Hal ini akan memudahkan pelayanan terhadap jamaah haji, terutama dalam hal pengelolaan dan penjadwalan.
“Di Cipondoh sangat dekat dengan bandara, berapa karena dia sistem kloter bisa nampung 1000 sampai 1500 per apa namanya rombongan bisa jadi kan jamaah haji bantu kan digilir kan jadi semua bisa dilayani di sana nanti,” tuturnya. (Fik)




