Diet puasa Nabi Daud adalah nama lain dari alternate day fasting (ADF) di mana Anda puasa berselang sehari.
Sebenarnya, alternate day fasting termasuk bagian dari diet puasa (intermittent fasting). Anda memang diharuskan melakukan puasa untuk menurunkan berat badan Anda.
Jika puasa Nabi Daud merupakan anjuran dalam agama Islam, tujuan metode ADF yakni menurunkan berat badan.
Anda tidak harus terus-terusan berpuasa karena programnya dilakukan secara berselang-seling hari.
Misalnya, hari ini Anda memutuskan untuk melakukan diet, maka esok harinya Anda tak perlu berpuasa. Anda harus kembali puasa pada esok lusa, dan begitu seterusnya.
Saat Anda berpuasa, kalori yang masuk ke dalam tubuh tak lebih dari 1.000 kalori. Sementara, keesokan harinya Anda bisa makan seperti biasa, bahkan mengonsumsi apa pun yang Anda sukai.
Lanjutkan Membaca
Banyak yang memilih melakukan diet puasa Nabi Daud karena dianggap lebih mudah dan tak terlalu ketat.
Saat melakukan diet ini, berat badan akan perlahan-lahan turun karena pembatasan asupan kalori Anda. Hal ini bahkan telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal The JAMA Internal Medicine.
Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 100 orang yang memiliki kondisi obesitas. Hasilnya, peserta yang melakukan pola makan ini sukses menurunkan berat badannya.
Selain itu, pada penelitian lainnya diketahui bahwa cara diet alternate day fasting juga dapat mencegah terkena penyakit jantung dan beberapa penyakit kronis lainnya.
Meskipun mudah dilakukan, para ahli menyatakan bahwa cara diet ini tak begitu ampuh menurunkan berat badan dengan cepat daripada membatasi kalori yang masuk ke tubuh.
Diet puasa Nabi Daud tidak akan membuat Anda membentuk kebiasaan makan yang baru dan sehat.
Anda hanya harus menahan lapar selama sehari, sementara keesokan harinya Anda bebas untuk makan apa pun yang Anda sukai.
Justru kelonggaran yang menjadi salah satu prinsip diet ini membuat kalori yang masuk tak terkendali dan Anda cenderung “balas dendam” setelah hari sebelumnya berpuasa.
Berat badan mungkin akan turun pada awalnya, tapi Anda kemungkinan besar akan mengalami efek yoyo. Efek yoyo yaitu kenaikan berat badan yang tak terkendali pada kemudian hari.[]
Sumber: hellosehat.com




