25.3 C
Serang
Wednesday, June 23, 2021
spot_img

Ansor Banten Sebut Kasus Dana Hibah Ponpes Mencoreng Nama Baik Kiyai

SERANG, Sultantv – Sekretaris Jenderal PW GP Ansor Banten, Khoirun Huda, menyebut kasus dana hibah pondok pesantren (ponpes) sebesar Rp 117 miliar itu telah mencoreng nama baik kiyai, ulama dan ponpes.

Sehingga menurut Huda, perlu adanya upaya pengungkapan aktor intelektual di belakangnya agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

“Oknum pelaku ini harus ditindak tegas. Jangan sampai pelaku di bawah saja, tetapi juga aktor utamanya harus diungkap,” tegas Huda, kepada awak media, Rabu (28/4/2021).

Selain itu, sambung dia, sebaiknya dalam penyaluran dana hibah ponpes ini langsung dilakukan oleh Biro Kesra selaku OPD yang berwenang di Pemprov Banten, tanpa perantara.

“Kedepan, biarlah cukup Ponpes langsung dengan Biro Kesra yang berhubungan, tidak lagi melalui FSPP. Ini agar semuanya lebih baik lagi,” ungkapnya.

Menurut Huda, langkah Gubernur Banten Wahidin Halim melaporkan persoalan tersebut secara langsung merupakan upaya yang baik dalam mewujudkan transparansi dan penanganan pemerintahan yang baik dan bersih.

“Dengan melaporkan kasus ini, menunjukan bahwa Gubernur Banten ingin pemerintahannya baik dan bersih tanpa kasus korupsi,” katanya.

Ia juga mendukung penuh langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk terus mengusut tuntas kasus korupsi yang telah menetapkan tiga orang tersangka. Dua orang dari pengurus ponpes dan satu pegawai honorer di Biro Kesra Banten.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejauh ini Kejati Banten juga telah memeriksa sebanyak 150 pondok pesantren disinyalir menerima bantuan dana hibah tersebut. [Red/Roy]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,549FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,600PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru