SERANG, Sultantv.co – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang mengaku tak menyangka dengan besarnya perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Serang dalam persiapan kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII tingkat Provinsi Banten tahun 2027.
Dukungan yang tidak hanya bersifat formal, namun juga berupa tambahan di luar alokasi anggaran resmi, menjadi penyemangat kuat bagi para pembina dan peserta.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang, H. Budi Hariyadi, menyatakan optimisme tinggi membawa pulang gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten, terlebih mengingat sejarah besar keilmuan Al-Qur’an yang diwariskan para ulama pendahulu daerah ini.
Menurut dia, antusiasme masyarakat dan potensi yang ada sangat besar. Dari proses penjaringan awal yang melibatkan ratusan calon peserta dari berbagai zona, telah terpilih 65 orang yang dinilai memiliki bakat dan kemampuan di atas rata-rata.
Namun, penyaringan belum berhenti di situ. Seleksi tahap kedua diagendakan berlangsung usai shalat Dzuhur, guna mendapatkan kualitas terbaik dari yang sudah terpilih.
”Dari ratusan terjaring, ada 65 peserta yang punya potensi, dan kita akan filter lagi habis Dzuhur. Kita cari yang terbaik lagi untuk persiapan perhelatan MTQ tingkat Provinsi Banten,” ungkap Budi di sela-sela acara Training Center hasil pencarian dan penggalian potensi peserta dari lima zona yang digelar di Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Pabuaran, Kabupaten Serang, Sabtu, 23 Mei 2026.
Budi menyampaikan bahwa dari 65 peserta tersebut, nantinya hanya akan dipilih maksimal 40 orang yang benar-benar siap dikirim ke ajang provinsi.
Kendati demikian, 15 peserta yang belum terpilih dalam tahap awal tidak serta merta tersisihkan, melainkan tetap masuk dalam program pembinaan jangka panjang. Mengingat ketersediaan tempat pelatihan yang memadai, pembinaan akan berlangsung selama tiga bulan ke depan dengan sistem pengguliran tahapan.
”Artinya tetap yang 15 orang itu kalau memang kita bergulir, bisa saja tiga bulan kemudian mereka tampil. Ini kan jalannya tiga bulan karena tempatnya juga yang memadai. Untuk peserta yang akan tampil di provinsi akan dibawa habis Lebaran Haji. Sedangkan untuk di tingkat kabupaten berjalan bergantian tahapannya, ada jangka pendek dan jangka panjang,” jelasnya.
Fokus utama pembinaan saat ini memang dititikberatkan pada cabang Tilawah, mengingat itu merupakan kategori utama dan dominan dalam MTQ. Budi memastikan pengembangan cabang lain tetap menjadi agenda bertahap.
Dari total 15 cabang yang diperlombakan, lanjut dia, penanganan akan diprioritaskan pada kategori yang selama ini menjadi kekurangan atau kelemahan Kabupaten Serang, dilakukan secara bertahap dan terukur.
”Pembinaan ini lebih dominan di tilawah karena MTQ kan intinya di situ. Pelan-pelan kita berprogres. Kedepan nanti kita masuki cabang lain, terutama yang sifatnya urgent dan menjadi mines untuk Kabupaten Serang. Tidak mungkin semuanya kita libatkan sekaligus,” tambahnya.
Salah satu pendorong semangat terbesar, kata Budi, adalah dukungan luar biasa dari Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah. Pihaknya mengaku sangat terkejut dan tersentuh karena dukungan yang diberikan melebihi ekspektasi.
Tidak hanya berpegang pada alokasi APBD yang sudah disiapkan, Bupati bahkan memberikan dukungan tambahan yang disebut sebagai bonus pribadi. Hal ini dinilai menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah menjadikan kegiatan ini prioritas utama.
”Bupati Serang dahsyat luar biasa dukungannya. Ternyata dengan bonus pribadinya, minta menggunakan APBD-nya, ini di luar dugaan kami. Insya Allah peserta kita berkualitas dan yang penting hatinya berintegritas,” ucapnya kagum.
Pihaknya optimis bisa meraih target juara umum pada ajang MTQ tingkat Provinsi Banten nanti. Ia menilai dukungan dari pemerintah daerah hingga kehadiran langsung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menjadi modal kuat.
Lebih dari sekadar kemenangan, kontingen Serang juga mengemban amanah sejarah untuk mengembalikan kejayaan masa lalu.
Budi juga meyakini, jika persiapan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berpegang pada prinsip keunggulan, gelar juara umum pasti bisa diraih sebagai bukti keberlanjutan warisan ulama besar Syekh Sholeh Ma’mun.
”Harus yakin. Kalau memang persiapannya matang dan berkualitas, ya juara umum. Insya Allah yakin juara umum Kabupaten Serang, apalagi ada dukungan Pak Menteri dan Ibu Bupati, Masya Allah. Kita ingin membawa nama harum kembali keturunan Syekh Sholeh Ma’mun,” tandasnya. (Red/ RG)


