TANGSEL – Tokoh Masyarakat Kota Tangerang Selatan, Moh. Saleh Asnawi berpendapat mengenai kebijakan yang dimasukkan ke dalam Perppu Ciptaker harus ada keselarasan berpikir. Para buruh juga harus memahami konsep kebijakan pemerintah dalam penentuan upah yang selalu mengutamakan kondisi ekonomi. Hal tersebut dibeberkan Saleh dalam Kick Tangsel edisi Selasa (17/1/2023).
“Sebetulnya dari kaum buruh juga harus paham. Pemerintah dalam rangka menentukan besaran upah selalu memperhatikan tentang kondisi ekonomi, kalau ini tidak diperhitungkan justru perusahaan itu sendiri yang akan gulung tikar,”jelas Saleh.
Lebih lanjut Saleh menggambarkan bagaimana keadaan ekonomi saat ini yang tidak menentu karena dampak dari perang antara Rusia dan Ukraina dan berdampak sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi.
“Seperti sekarang contoh keadaan ekonomi jadi terombang-ambing akibat perang antara Rusia dan Ukraina. Ini ‘kan pengaruhnya besar sekali, inilah mengapa dalam penetapan kebijakan pemerintah selalu melihat dalam segala aspek, tapi terkadang kita yang dibawah tidak memahami konsep ini,” lanjut Saleh.
Sebagai seorang pengusaha Saleh juga menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan menetapkan kebijakan upah dalam setiap wilayah. Menurutnya kondisi ekonomi menjadi fokus para pengusaha dalam menentukan upah.
“Kita selalu melihat kondisi ekonomi dalam penetapan upah berdasarkan perhitungan kita secara proposional, tidak semaunya. Dan pengusaha yang proposional pasti menegerti bagimana cara pembagian upah dengan keuntungan, pengeluaran, kalau hanya mengikuti nafsu ya tidak bisa,” tutup Saleh. []





