BerandaBANTEN EXOTIC4 Tradisi Rayakan Tahun Baru Nyeleneh di Dunia, Lempar Piring Hingga Celana...

4 Tradisi Rayakan Tahun Baru Nyeleneh di Dunia, Lempar Piring Hingga Celana Dalam Warna-warni

Sebentar lagi kita akan merayakan pergantian tahun. Dalam menyambut atau merayakan tahun baru, setiap negara mempunyai cara tersendiri dalam merayakan hari pergantian tahun. Dari mulai cara yang paling umum seperti menyalakan kembang api, hingga tradisi penyambutan tahun baru yang nyeleneh. Berikut ini daftar negara di dunia yang memiliki cara aneh dalam merayakan malam Tahun Baru.

1. Mengecat merah pintu depan rumah, China

Merah adalah salah satu warna yang begitu erat dengan tradisi masyarakat China. Bagi mereka, warna itu melambangkan kesejahteraan, kekuatan, dan keberuntungan. Maka jangan heran kalau menjelang Tahun Baru pintu-pintu rumah di China dicat berwarna merah.

Tradisi turun-temurun itu biasa digelar saat Imlek, tahun baru dalam penanggalan Tionghoa. Konon, warna merah dapat mengusir Nian, sejenis makhluk buas yang keluar menjelang pergantian tahun. Hingga kini, mengecat pintu dengan warna merah masih lazim dilakukan mereka.

2. Lempar piring, Denmarak

Tepat saat malam pergantian tahun, masyarakat Denmark memiliki tradisi memecahkan piring atau kaca ke tembok atau pintu. Pecahan piring atau kaca diyakini bisa membawa keberuntungan.

Pemilik rumah akan menyediakan piring yang sudah tidak terpakai untuk dilemparkan ke tembok atau pintu. Semakin tinggi tumpukan pecahan piring (beling) di depan pintu atau tembok, mengindikasikan kamu orang yang cukup dikenal.

Selain tradisi melempar pecahan piring, Denmark juga memiliki tradisi lain saat merayakan Tahun Baru. Tepat pukul 00.00 pada 1 Januari, akan ada banyak orang melompat dari kursi untuk melambangkan mereka telah sampai di tahun baru.

3. Celana dalam warna-warni, Meksiko

Kawasan Amerika Tengah juga tak ketinggalan menghadirkan cerita menarik dari perayaan Tahun Baru. Tepatnya di Meksiko, ada perayaan unik pada Tahun Baru, yaitu dengan menghadirkan atau menjual beberapa celana dalam wanita yang berwarna warni.

Pada malam Tahun Baru ini, para wanita di Meksiko memang akan secara khusus memilih dan membeli celana dalam dengan warna-warna yang cerah untuk dikenakannya. Setiap warna yang mereka pilih nantinya akan mempunyai arti tersendiri di tahun yang baru.

Seperti warna merah yang memiliki arti kehidupan cinta yang berjalan lancar. Atau warna kuning yang berarti akan mendapatkan kekayaan. Sedangkan warna putih sendiri mencerminkan kesehatan.

4. Membunyikan lonceng 108 kali, Jepang

Masyarakat Jepang mempunyai tradisi unik ketika merayakan Tahun Baru yang bernama ‘Joya no Kane’. Upacara tradisional ini dilakukan dengan membunyikan lonceng sebanyak 108 kali yang diyakini untuk mengusir kejahatan dan dosa manusia.

Joya no Kane adalah festival perayaan Tahun Baru terbesar dan termeriah yang ada di Jepang. Dalam festival Joya no Kane, para pendeta Buddha bersama-sama akan memukul lonceng sebanyak 108 kali.

Menurut kepercayaan Buddha, angka 108 adalah jumlah roh jahat yang hidup dan bumi. Dengan membunyikan lonceng kuil sebanyak 108 kali mereka percaya roh-roh jahat akan terusir dari kehidupan manusia selama satu tahun ke depan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular