Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings merupakan film kedua Marvel pada tahun 2021 ini yang penayangannya sangat sukses. Film yang dirilis pada tanggal 3 September ini, telah berhasil meraup pendapatan sebesar $320 juta atau sekitar Rp4,5 triliun di seluruh dunia. Salah satu alasan mengapa film Shang-Chi sangat sukses di era pandemi COVID-19 ini, adalah karena filmnya berhasil menyampaikan kisah Shang-Chi dengan sangat apik dan epik. Sementara filmnya ditutup dengan dua credit scene yang sangat menarik, apa sebenarnya arti credit scene tersebut dan apa pengaruhnya pada masa depan MCU?
Akhir film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings memperlihatkan bagaimana Shang-Chi akhirnya menguasai Ten Rings. Namun saat adegan mid-credit terlihat, tampaknya takdir Shang-Chi bukan hanya sekadar sebagai pemegang Ten Rings yang baru, melainkan lebih besar dari itu. Adegan mid-credit dimulai dengan Shang-Chi (Simu Liu) dan Katy (Awkwafina) yang diajak oleh Wong (Benedict Wong) ke suatu tempat yang terlihat seperti Sanctum Sanctorum. Di sana mereka melihat Bruce Banner (Mark Ruffalo) dan Captain Marvel (Brie Larson) sedang menunggu Shang-Chi untuk meneliti Ten Rings.
Banner kemudian menjelaskan bahwa Ten Rings terbuat dari bahan yang tidak bisa ditemukan di Bumi, dan berdasarkan susunan molekulnya Bruce menyimpulkan bahwa usianya lebih dari 1.000 tahun. Captain Marvel mengatakan bahwa dia juga tidak pernah menemukan benda seperti itu selama dia mengarungi ruang angkasa. Mereka kemudian menemukan bahwa ada sesuatu di tengah-tengah Ten Rings yang berfungsi sebagai suar yang memanggil sesuatu. Wong menjelaskan bahwa ketika Shang-Chi mengenakan Ten Rings, sebuah sinyal dikirim dari Bumi entah ke mana. Adegan ditutup dengan para Avengers yang menyambut Shang-Chi sebagai anggota baru Avengers.[]




