JAKARTA – Pengangguran di Jakarta turun 7,18 persen selama tahun 2022. Angka tersebut berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS).
Pada periode Agustus 2022 BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jakarta berada di angka 7,18 persen. Dibanding Agustus 2021 terjadi penurunan nilai TPT sebesar 0,82 persen.
“Penurunan angka pengangguran terjadi disebabkan karena terus membaiknya kondisi ekonomi Jakarta pasca pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 silam,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Anggoro Dwitjahyono, yang dikutip Kamis (19/1/2023).
Kondisi ekonomi pada triwulan III tumbuh 5,94 persen. Pertumbuhan ekonomi itu berhasil mengurangi 63 ribu jiwa pengangguran dan menyerap 138 ribu tenaga kerja baru di Jakarta.
Dalam catatan BPS, terdapat 4,88 juta tenaga kerja di Jakarta pada periode Agustus 2022. Rinciannya, sebanyak 3,08 juta bekerja di sektor formal dan 1,80 juta sisanya bekerja di sektor informal.
“Hal ini didorong oleh semakin tingginya tingkat pendidikan tenaga kerja di Jakarta,” ujarnya.
Adapun laporan BPS terkait TPT di Jakarta periode 2019-2022:
– Februari 2019: 5,13
– Agustus 2019: 6,54
– Februari 2020: 4 93
– Agustus 2020: 10,95
– Februari 2021: 8,51
– Agustus 2021: 8,5
– Februari 2022: 8
– Agustus 2022: 7,18. []




