JAKARTA – Tim Gabungan TNI-Polri tengah mencari Kopral Dua (Kopda) Muslimin, suami dari Rina Wulandari yang ditembak pada Senin (18/7) lalu. Muslimin yang menghilang pascapenembakan istrinya, diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Diketahui, tim gabungan sebelumnya sudah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam penembakan Rina, termasuk satu orang yang diduga berperan sebagai eksekutor.
Komandan Kodim 0733/Semarang Letkol (infanteri) Honi Havana, tim juga sudah menangkap penyedia senjata dalam kasus ini.
“Setelah menangkap 4 pelaku penembakan dan 1 penyedia senjata, mulai hari ini tim gabungan Polri dan TNI fokuskan pengejaran Kopda M,” kata Honi Havana, Sabtu (23/7/2022).
Muslimin sebenarnya sempat menemani istrinya untuk mendapat perawatan bahkan mendampingi saat proses pengangkatan proyektil. Namun setelahnya ia menghilang.
Sejak beberapa hari ini, Muslimin juga saat ini berstatus Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI). Hal ini diketahui saat satuan tempat ia bertugas, Arhanud 15 Semarang, menggelar apel. Muslimin juga sama sekali tak bisa dikontak.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah memberikan perintah agar Muslimin dicari hingga ditemukan karena dugaan keterlibatan dalam perkara ini.
Ia bahkan mengatakan pencarian tak akan berhenti hingga Muslimin ditemukan.
“Karena sudah pemeriksaan bukan hanya saksi, tapi juga dari elektronik dan semuanya mengarah ke sana (suami terlibat). Jadi itulah yang kami dapatkan sejauh ini. Hanya sekarang kan suami korban ini lari, dan ini sedang kita cari dan ini kita tidak akan berhenti,” kata Andika. []





