Unik, Kerangka dari Abad Pertengahan Ditemukan Memakai Sepatu Bot

Di lumpur Sungai Thames, London, kerangka aneh yang tersembunyi selama 500 tahun akhirnya mendapatkan cahaya matahari. Wajahnya menghadap ke bawah, satu tangan terangkat, dan yang paling unik: ia memakai sepasang sepatu bot kulit hitam setinggi lutut.

Sepatu bot inilah yang membuat para arkeolog bingung. Sebab, jarang sekali bisa menemukan alas kaki seperti itu. Apalagi, di dalam sungai.

“Sangat langka untuk menemukan sepatu bot  dari abad ke-15,” ujar Beth Richardson, dari Museum of London Archaeology (MOLA).

“Dan jarang juga bisa menemukan sepatu bot  yang masih ada di pemakainya. Sebagian besar alas kaki dari abad pertengahan yang ditemukan di London, pada awalnya dibuang ke tumpukan sampah dan bertahan di sana,” paparnya.

Kerangka ini ditemukan sebagai bagian dari penggalian untuk Thames Tideway Tunnel, sebuah proyek untuk mengalihkan limbah dari Sungai Thames agar terhindar dari pencemaran.

Fakta bahwa kerangka tersebut masih menggunakan sepatu bot –juga dari lokasi dan kondisi penemuannya–memungkinkan para arkeolog untuk membuat beberapa dugaan terkait kematian dan kehidupan ia sebelumnya.

Kerangka yang ditemukan di sungai Thames.

MOLArchaeology
Kerangka yang ditemukan di sungai Thames.

Sepatu bot -nya dibuat dengan baik, dijahit dengan benang rami, solnya diperkuat dan diisi dengan jenis tanaman yang tidak diketahui–kemungkinan agar sepatu tersebut lebih pas di kaki.

Ukuran sepatu yang panjang hampir selutut, menunjukkan bahwa kerangka ini dulunya mungkin bekerja di sungai sebagai nelayan atau pelaut sehingga butuh bot untuk melindungi kakinya.

Gaya hidup ini sesuai dengan model sepatu bot. Di abad ke-14 dan 15, bot bukan penanda majunya fashion, melainkan kerap dipakai sehari-hari oleh kelas pekerja.

Menurut pata arkeolog, kerangka ini mati secara tragis, entah karena kecelakaan, bunuh diri atau pembunuhan disengaja. Pasalnya, jika memang ia sengaja dikuburkan dengan layak, pasti keluarga mencopot sepatu botnya terlebih dahulu.

Namun, bagaimana pun juga, karena tulangnya tidak menunjukkan tanda trauma, peneliti belum tahu apakah ia didorong, tak sengaja terjatuh, atau melompat ke sungai. Penemuan kerangka dengan sepatu bot  ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak tentang realitas di masa itu. Apa yang orang-orang abad pertengahan pakai, bagaimana mereka mengenakannya, hingga hubungan kehidupan mereka dengan Sungai Thames yang tersohor.[]

(Visited 14 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.