SERANG – Pesatnya perkembangan industri esport dinilai tidak diiringi dengan kesetaraan antara jumlah atlet perempuan dan laki-laki. Hal tersebut diungkapkan Ketua Esports Indonesia (ESI) Pandeglang Tia Rahmania.
Dalam momen Seleksi Fornas VI Banten hari ke-4, yang juga bertepatan dengan Peringatan Hari Kartini. Tia menceritakan bagaimana istimewanya seorang perempuan yang bergelut di dunia olahraga, terutama Esport.

“Kalo menurut saya perempuan itu istimewa masuk ke dunia manapun termasuk olahraga esport yang notabene nya lebih banyak digeluti oleh kaum pria. Banyak kelebihan yang dimiliki oleh seorang perempuan mulai dari kepekaan, perasaan dan juga emosi, sehingga jika perempuan sudah berkecimpung di suatu bidang maka di akan concern terhadap bidang yang di gelutinya” ucap Tia kepada Sultan TV, Kamis (21/04/2022).
Selain itu, ia juga menyampaikan kepada wanita-wanita di luar sana untuk dapat mengambil semua peluang yang ada, termasuk dalam esport.
“Perempuan harus berani mengambil banyak peluang dengan catatan dia harus mampu, kalo dia tidak mampu maka dia bisa memanfaatkan support system yang ada disekitarnya. Karena bagaimanapun kita itu harus bermitra. Dan itupun berlaku di dunia esport untuk kami para perempuan” ujarnya.
Sebagai Ketua ESI Pandeglang yang turut juga membina para atlet, ia juga aktif memberikan dukungan dalam membangun ekosistem esport sendiri di Indonesia khususnya di Banten. []




