Tekan Laju Stunting dan Rawan Pangan, DKP Banten Berikan Bantuan Beras Fortivit

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten dan Perum Bulog Divre  DKI Jakarta dan Banten memberikan bantuan Beras Berfortivikasi (Beras Fortivit) kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (08/10) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kaliasin, Tangerang. Para penerima bantuan tersebut berasal dari 4 kecamatan di Kabupaten Tangerang, yakni Kecamatan Kresek, Jayanti, Balaraja, dan Sukamulya.

Sebelumnya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten menjalin kerjasama dengan Perum Bulog Divre  DKI Jakarta dan Banten dalam penyediaan beras fortivit. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan, bantuan tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi Banten kepada pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengatasi masalah Daerah Rentan Rawan Pangan. Di Kabupaten Tangerang, sedianya terdapat 6 kecamatan yang masuk dalam rentan rawan pangan, yakni Kecamatan Kresek, Jayanti, Balaraja, Sukamulya, Pasar Kemis, dan Kelapa Dua.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Aan Muawanah

“Harus diakui bahwa keberadaan industri dan perumahan secara tidak langsung menggerus lahan pertanian di Kabupaten Tangerang, termasuk terganggunya saluran irigasi. Untuk menjaga kebutuhan pangan, kita bisa mulai dari lingnkungan keluarga, seperti memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami,” kata Aan dalam sambutannya.

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Banten menyediakan sebanyak 6.250 kg beras Fortivit dalam rangka menjalankan program pengentasan daerah rentan rawan pangan di Provinsi Banten, Selain rawan pangan, bantuan beras Fortivit juga sebuah langkah untuk menekan stunting di Provinsi Banten, termasuk di Kabupaten Tangerang.

Data Riskesdas 2018 angka prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang 23,20% dan berdasarkan aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau E-PPGBM per Februari 2020 angka prevalensi stunting di Kabupaten Tangerang 11,60% turun setengahnya dari data Riskesdas 2018. Sementara angka prevalensi stunting di Banten 23,4%. Pemberian bantuan  beras Fortivit di wilayah Kabupaten Tangerang ini sesuai dengan RPJMD (2017-2022) yang dituangkan pada Renstra Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten.

Sekadar informasi, Beras Fortivikasi atau beras bervitamin yang diproduksi oleh Perum Bulog merupakan beras sehat, yang diperkaya dengan beberapa mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, vitamin B12, zat besi dan seng (Zn).[]

(Visited 5 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.