BerandaBERITATanggulangi Kematian Ibu dan Bayi, Pemkot Libatkan Pihak Lain

Tanggulangi Kematian Ibu dan Bayi, Pemkot Libatkan Pihak Lain

CILEGON – Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian membuka acara Workshop Lintas Sektor tentang Penggalangan Komitmen Lintas Stakeholder dan Peluncuran Program MPHD (Momentum Private Healthcare Delivery) Indonesia – Private Sector yang diadakan di Hotel Aston Cilegon, Kamis (21/04).

Dalam kesempatan itu, Helldy mengatakan, angka kematian ibu dan bayi di Provinsi Banten cukup tinggi.

“Saya sampaikan bahwa angka kematian ibu dan bayi di Indonesia sangat memprihatinkan, dan Kota Cilegon menjadi salah satu kota dengan angka kematian ibu dan bayi yang tinggi di Banten,” katanya.

Kata Helldy, untuk mencapai target RPJMN 2020 – 2024, salah satunya dengan menurunkan angka kematian ibu dan bayi bukan tugas yang mudah, terutama di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk itu perlu dipastikan pelayanan kesehatan terutama di RS siap dan siaga dalam melindungi ibu dan bayi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Helldy mengatakan, peran serta stakeholder pemerintah dan non-pemerintah secara pro-aktif menentukan sumber daya untuk dioptimalkan.

“Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, peran serta stakeholder pemerintah dan non-pemerintah secara pro-aktif juga menentukan agar sumber daya yang ada bisa dioptimalkan. Sehingga bisa memberikan masukan dan umpan balik bagi perbaikan pelayanan kesehatan dan penguatan sistem rujukan,” katanya.

Helldy menjelaskan, bekerjasama dengan USAID ini dalam program MPHD merupakan upaya Pemkot menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Salah satu upaya Pemkot yaiti bekerjasama dengan USAID melalui Program MPHD. Yaitu dengan berkomitmen membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan tujuan untuk memperluas akses, penggunaan layanan berbasis data dan penggunaan informasi terkait dengan kualitas layanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Sektor Swasta, serta mendorong kebijakan, komitmen Pemerintah dan peran pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan untuk keterlibatan sektor swasta,” jelasnya.

Helldy berharap, dengan program MPHD dapat mendukung Pemerintah Daerah mempercepat penurunan kematian ibu dan bayi di Kota Cilegon.

“Semoga dengan adanya pendamping kegiatan dari program MPHD dapat mendukung Pemerintah Daerah secara simultan demi membantu percepatan penurunan kematian ibu dan bayi di Kota Cilegon,” tutup Helldy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ratih Purnamasari menuturkan, tujuan program MPHD secara umum adalah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Adapun tujuan dari program ini secara umum untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi sebagai upaya dalam indikator keberhasilan pembangunan di suatu daerah,” tandasnya.(mam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular