BerandaBERITASuguhkan Akhir yang Tragis, No Time To Die Akhir dari Era James...

Suguhkan Akhir yang Tragis, No Time To Die Akhir dari Era James Bond

Kisah perjalanan film era James Bond sebagai agen rahasia 007 telah memasuki judul yang ke 25. Film dari karya novel Ian Fleming merilis filmnya yang bertajuk No Time To Die. Diisyaratkan sebagai film terakhir Daniel Craig sebagai James Bond dari agen 007, film ini disebut sebagai penutup saga lima film James Bond era modern yang dimulai sejak Casino Royale (2006).

Memiliki alur cerita yang sangat padat, tidak bertele-tele. Dan yang pasti, klimaks. Film ini disutradarai oleh sutradara dan penulis naskah Cary Joji Fukunaga yang akan memberikan sebuah karya film yang epik, dan memberikan kesan dalam penutup saga bagipara penggemar James Bond maupun para penonton awam.

Melanjutkan kisah dari akhir film Spectre, James Bond (Daniel Craig) dan Madeleine Swann (Lea Seydoux) sedang berlibur berdua setelah sukses meloloskan diri dari kejaran organisasi teroris Spectre sekaligus menangkap pimpinannya, Blofeld (Christoph Waltz). Liburan mereka menjadi bencana ketika James Bond diserang secara mendadak oleh Spectre.

No Time to Die kembali mengikuti perjalanan James Bond menikmati kehidupan yang tenang di Jamaika setelah pensiun. Namun, ketenangannya itu hanya sesaat karena teman lama CIA-nya, Felix Leiter, muncul dan meminta bantuan. Dan misinya kali ini adalah menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik dan mengantarkan Bond pada penjahat misterius bersenjata teknologi canggih yang bisa membunuh walau hanya dengan sentuhan kulit.

Dalam hal ini Safin bermaksud meluncurkan Heracles secara global, dan menginfeksi jutaan populasi manusia. James Bond dan sesama agen 007, Nomi (Lashana Lynch) mengetahui rencana ini dan berhasil menyusup ke pulau dan tampaknya berhasil membuka pintu silo, untuk melakukan serangan rudal yang diperintahkan oleh M (Ralph Fiennes) dan menghapus basis Safin. Pada akhirnya Nomi melarikan diri dengan Madeleine dan Mathilde, sementara Bond bertahan untuk memastikan pangkalan itu dihancurkan.

Akhirnya pada era No Time To Die ini James Bond memilih untuk mati, menyerahkan hidupnya, untuk mencegah rencana Safin meletakkan senjata biologis yang kuat di tangan orang-orang yang akan menggunakannya untuk melawan populasi dunia.

Hal ini menjadikan ending untuk pertama kalinya dalam 59 tahun sejarah sinematik karakter (dan 68 tahun sastra), 007 terbunuh. Tapi mata-mata legendaris itu juga tampak berdamai dengan nasibnya. Dia terluka parah oleh Safin dan serangan misil itu menyapu bersih pulau tempat pertarungan terakhirnya.[Nada]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular