Subsidi BBM Picu Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca

Hasil assessment reports kelima (AR5) Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC) mencatatkan kondisi gas rumah kaca berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak 800.000 tahun yang lalu. Konsentrasi gas karbondioksida (CO2) saat ini lebih tinggi 40% jika dibandingkan dengan era pra-industri. Tak tanggung-tanggung, pemicu peningkatan tersebut berada pada pembakaran bahan bakar fosil.

Asisten Deputi Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Bergerak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Novrizal Tahar menyatakan BBM bersubsidi memilki kandungan sulfur yang tinggi sekitar 2.000-3.000 ppm akan lebih memicu peningkatan konsentrasi CO2.

Novrizal menyatakan sekitar 97% masyarakat Indonesia masih menggunakan BBM bersubsidi. Sementara, hanya 2,5%-3,5% yang sudah menggunakan BBM non subsidi. Pada 2013, konsumsi BBM masyarakat sebanyak 1.4 Juta bph. Kebutuhan tersebut dipenuhi lewat produksi dalam negeri 650.000 bph, pengilangan minyak mentah impor 350.000 bph, dan impor 400.000 bph-500.000 bph.

Kondisi tersebut diperparah dengan terus tumbuhnya produksi kendaraan, khususnya sepeda motor yang mayoritas menggunakan BBM bersubsidi. Data CBA Fuel Economy Initiative in Indonesia (2012) & AISI, disebutkan pertumbuhan sepeda motor 7,7 juta unit per tahun. Sementara, pertumbuhan kendaraan di luar sepeda motor sebanyak 1,3 juta unit per tahun.

Menurut data dari Badan Meteorology, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), di Indonesia 90 persen mengalami bencana hidro meteorological yang sangat berpengaruh oleh cuaca iklim. Kalau cuaca hanya berjangka pendek tetapi iklim bisa berdampak lebih dari 30 tahun.

Ada dua solusi yang bisa dilakukan dalam keluarga yaitu pertama, melakukan adaptasi atau menyesuaikan diri terhadap lingkungan agar tidak terkena dampak perubahan iklim atau perubahan lingkungan hidup parah/fatal. Lalu yang kedua disebut Mitigasi, yaitu upaya mengurangi penggunaan gas yang berlebihan.

Hal yang paling mudah dilakukan dalam keluarga adalah penghematan energi untuk membantu mengurangi polusi yang sudah semakin tercemar.[]

(Visited 1 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.