Padel (bahasa Spanyol: pádel) merupakan cabang olahraga raket yang berasal dari Meksiko. Ini memiliki perbedaan dengan apa yang disebut tenis dayung di Amerika Serikat dan Kanada. Biasanya, padel dimainkan secara ganda di tempat tertutup yang ukurannya sepertiga dari lapangan tenis yang biasa. Skor yang dipakai sama dengan tenis konvensional, dan bola yang digunakan mirip namun dengan tekanan yang lebih rendah.
Akhir-akhir ini, padel menjadi salah satu cabang olahraga yang banyak dibahas. Banyak orang yang ingin tahu lebih jauh karena tampilannya mirip tenis, tetapi cara bermainnya berbeda dan sangat mengasyikkan. Selain mudah untuk dipelajari, padel sangat cocok untuk dimainkan bersama teman karena biasanya dilakukan secara berpasangan. Tak heran jika olahraga ini cepat populer, termasuk di Indonesia.
Padel pertama kali muncul pada tahun 1969 di Acapulco, Meksiko. Konsep ini dicetuskan oleh Enrique Corcuera, seorang pengusaha yang ingin bermain tenis tetapi tidak memiliki tempat yang luas. Ia pun membuat lapangan yang lebih kecil, menambahkan dinding, dan menggunakan raket tanpa senar. Dari ide inilah permainan baru yang dikenal sebagai padel lahir.
Tidak lama kemudian, olahraga ini dibawa ke Spanyol oleh Alfonso de Hohenlohe, seorang bangsawan yang jatuh hati dengan permainan ini saat berkunjung ke Meksiko. Ia membangun lapangan padel pertama di Marbella dan memperkenalkannya kepada para teman sosialitanya. Sejak saat itu, padel cepat berkembang di Eropa dan Amerika Latin, terutama di Argentina, yang kini menjadi salah satu pusat komunitas padel terbesar di dunia.
Saat ini, padel telah dimainkan di lebih dari 90 negara dan memiliki turnamen internasional sendiri. Keunikan padel terletak pada cara bermainnya yang lebih santai dibandingkan tenis—lapangannya yang kecil, bola yang tidak secepat tenis, dan keberadaan dinding yang dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan bola, menjadikan permainan ini lebih interaktif dan menyenangkan.
Di Indonesia, padel mulai mendapatkan perhatian selama beberapa tahun terakhir. Lapangan-lapangan padel mulai banyak ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali, serta semakin banyak komunitas yang rutin bermain. Bahkan, banyak artis dan influencer yang turut mempopulerkan olahraga ini. Dengan tren yang terus meningkat, padel bisa menjadi alternatif menarik bagi kamu yang mencari olahraga yang ringan namun tetap dapat membuat berkeringat.
[Gita]




