Rusunawa Margaluyu Bakal Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19

Setelah melaaui berbagai pertimbangan, akhirnya Pemerintah Kota Serang memutuskan memilih rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang menjadi tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas menjelaskan, keputusan dipilihnya Rusunawa Margaluyu setelah adanya kesepakatan bersama Pemkot Serang dan Gugus Tugas Covid-19.

“Keputusan resminya belum. Tapi, hasil rapat bersama Pejabat Sekda memutuskan Rusunawa Margaluyu dipilih menjadi tempat isom (isolasi mandiri),” kata Hari kepada Kompas.com.

Hari menuturkan, pertimbangan dipilihnya rusunawa yakni jauh dari pemukiman warga, masih banyak kamar yang kosong, saran dan prasarananya pun dianggap memadai. “Yang akan dilengkapi seperti tempat tidur, lemari, alat-alat kesehatan, kemudian terkait penjagaan, petugas medis juga sedang dipersiapkan,” imbuh Hari.

Rencananya, rusunawa Margaluyu akan menampung ratusan pasien Covid-19 dengan katagori tanpa gejala hingga sedang itu pekan depan. “Ada sekitar 200 kamar yang dipersiapkan bagi pasien OTG Covid-19 yang bandel, yang tidak taat pada protokol kesehatan menjalani isolasi mandiri dirumah,” kata Hari.

Semula, hotel di Kota Serang dipersiapkan untuk dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19. Namun, pengusaha hotel tidak ada yang bersedia dengan alasan tingkat hunian atau okupansi sudah tinggi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang itu menambahkan, saat ini kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Peningkatan kasus berasal dari klaster keluarga dan perkantoran. “Klaster keluarga yang dikhawatirkan menularkan kepada anggota lainnya masih ada. Apalagi, kasus akhir-akhir cukup meningkat,” tandasnya.

Berdasarkan data terbaru dari Dinkes Kota Serang, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 516 orang. Jumlah itu terdiri dari pasien yang masih dirawat di rumah sakit 53 orang, pasien menjalani isolasi mandiri 214. Kemudian pasien sembuh sebanyak 233 orang dan 16 meninggal dunia.

Keputusan Rusunawa Margaluyu menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 ini, Pemerintah Kota Serang sudah mengantongi Izin Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang telah berkirim surat permohonan pinjam pakai Rusunawa Margaluyu ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk digunakan sebagai rumah singgah pasien Covid-19.

“Sudah sejak awal kami minta izin ke pusat, karena rusunawa itu asetnya masih milik pusat dan sudah diizinkan,” kata Iwan seperti diikutip dari Kabar Banten.

Dia mengungkapkan, pada tower satu Rusunawa Margaluyu terdapat sekitar 70 ruangan dengan fasilitas dua kamar tidur dan satu kamar mandi. “Gedungnya itu ada lima lantai, kemudian satu ruangan itu ada dua kamar. Terus juga sudah kami siapkan fasilitas tempat tidur, lemari dan lainnya,” ujarnya.

Dua tower di Rusunawa Margaluyu tersebut peruntukkannya berbeda-beda. Tower satu untuk keluarga yang saat ini akan digunakan untuk rumah singgah, dan tower dua diperuntukkan bagi single yang saat ini sudah dihuni oleh sejumlah warga. Rencananya, penyerahan aset Rusunawa Margaluyu akan dilakukan pada akhir tahun ini oleh Kementerian PUPR kepada Pemkot Serang.[sultantv]

(Visited 3 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.