More
    BerandaBERITARicuh, Pelantikan di Keraton Kasepuhan Cirebon

    Ricuh, Pelantikan di Keraton Kasepuhan Cirebon

    Kericuhan mewarnai pelantikan para pembantu Sultan Aloeda II, Rahardjo Djali, di Jinem Pangrawit Keraton Kasepuhan, Rabu (25/8).

    Insiden terjadi saat Sultan Sepuh Aloeda II sedang melantik perangkat keraton Kasultanan Cirebon.

    Kepala Badan Pengelola Keraton Kasepuhan, Ratu Alexandra Wuryaningrat, yang merupakan adik Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, tampak datang dari dalam keraton dan membubarkan pelantikan tersebut.

    Namun, massa yang menghadiri pelantikan perangkat Raharjo menolak sehingga sempat terjadi adu mulut di depan bangunan utama Keraton Kasepuhan.

    Massa pendukung Raharjo tampak meminta agar prosesi pelantikan dilanjutkan. Karenanya, Raharjo pun langsung membacakan naskah pelantikan tersebut.

    “Saya keturunan Kanjeng Syekh Syarif. Jangan saling mengklaim paling berkuasa. Nanti kalau nggak puas, di Pengadilan,” kata salah seorang dari pihak Rahardjo Djali.

    Ratu Alexandra Wuryaningrat menyatakan tidak menghendaki area keraton dipakai oleh acara Sultan Aloeda II. Apalagi acara yang dilangsungkan adalah pelantikan.

    “Kegiatan ini tanpa izin Sultan Sepuh (XV). Di keraton itu sultan cuma satu. Tidak ada sultan dua. Kegiatan yang di keraton harus ada izin dari Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin,” kata Alexandra.

    Sementara itu, Sultan Aloeda II, Rahardjo Djali, menyatakan, tidak memerlukan izin siapapun untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

    Dia menegaskan, pihaknya merupakan keluarga besar Keraton Kasepuhan. “Di sini berlaku hukum adat,” ucap Rahardjo.

    Diketahui, kepemimpinan di Keraton Kasepuhan Cirebon mengalami dualisme setelah Rahardjo Djali menyatakan dirinya sebagai Sultan Aloeda II. Padahal, selama ini, tahta Keraton Kasepuhan Cirebon diduduki oleh Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -

    Most Popular