Ribuan Orang Riau Terkena ISPA, Inilah Bahayanya bagi Kesehatan !

Infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA adalah infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan bagian atas. Bagian saluran pernapasan atas yang terkena bisa meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Bagian sistem pernapasan tersebut akan mengarahkan udara yang kita hirup dari luar ke trakea dan akhirnya ke paru-paru di mana respirasi berlangsung.

Seberapa umumkah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)?

Penyakit ISPA adalah salah satu penyebab paling umum saat kunjungan ke dokter. Secara khusus, jenis infeksi ini adalah penyakit yang paling umum yang menyebabkan banyak penderitanya tidak dapat ke sekolah atau bekerja.

Meskipun infeksi saluran pernapasan atas dapat terjadi kapan saja, tapi penyakit paling sering terjadi pada musim hujan, dari bulan September sampai Maret. Anda dapat mencegah penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko yang ada. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Apa saja gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)?

Ada beberapa gejala yang kebanyakan tidak Anda sadari bahwa Anda telah terjangkit infeksi saluran pernapasan. Gejala umum dari penyakit ISPA adalah:

  • Hidung tersumbat dan pilek. Bila Anda mulai merasakan gejala tersebut, segera minum obat dan istirahat di rumah. Bila semakin para, silakan cek dan periksa ke dokter.
  • Batuk kering tanpa dahak yang dihasilkan dari paru-paru
  • Demam ringan merupakan salah satu ciri-ciri tubuh yang sedang melawan virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan
  • Bernapas cepat atau kesulitan bernapas
  • Warna kebiruan pada kulit akibat kurangnya oksigen
  • Gejala sinusitis seperti wajah terasa nyeri, hidung beringus, dan kadang-kadang rasa sakit dan demam

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyakit ISPA pada anak

Penyakit ISPA pada anak terbilang cukup sering ditemukan. Pasalnya, penyebab ISPA pada anak ini sering menyerang pada sistem kekebalan tubuh mereka yang lemah. Hasilnya, anak jadi lebih mudah tertular berbagai macam penyakit, salah satunya, ya, infeksi saluran pernafasan atas. ISPA adalah kondisi yang tidak begitu berbahaya, namun jika tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, ISPA pada anak harus dicegah dan diobati.

Penyebab ISPA pada anak ini dapat menginfeksi dengan cara:

  • ISPA pada anak biasanya sering ditularkan pada orang terdekatnya yang memang sudah terlebih dahulu terinfeksi ISPA. Biasanya penyebaran ISPA pada anak terjadi ketika orang tersebut bersin atau batuk tanpa menutup mulut dan hidungnya.
  • Anak bisa terkena, ketika ia berada di ruangan yang penuh sesak. Lalu di dalam ruangan terdapat orang yang memiliki infeksi pernapasan saluran atas,
  • Saat orang yang terinfeksi virus menyentuh hidung dan mata anak, virus pun dapat menular ke anak.
  • Udara di sekitar anak sangat lembab, sehingga virus yang menyebabkan ISPA pada anak akan mudah berkembang biak di lingkungan lembab.
  • Saat kekebalan tubuh anak sedang lemah, anak lebih mudah tertular penyakit ini.

Apa yang menjadi penyebab ISPA?

Penyakit ISPA adalah kondisi yang umumnya disebabkan oleh serangan langsung ke saluran pernapasan bagian atas melalui mata, mulut dan hidung. Penyebab ISPA adalah virus atau bakteri.

Virus utama penyebab ISPA adalah rhinovirus dan coronavirus. Virus lain yang juga menjadi penyebab ISPA adalah virus parainfluenza, respiratory syncytial virus, dan adenovirus. Jika Anda terkena infeksi virus tersebut, Anda berisiko mengalami pilek serta pneumonia. Risiko pneumonia lebih tinggi terjadi pada bayi dan anak-anak. Virus penyebab ISPA dapat hidup selama berjam-jam pada objek seperti mainan atau tas tangan.

Penularan virus penyebab ISPA dapat terjadi melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau melalui barang-barang kepunyaan mereka dapat menjadi penyebab utama penyebaran virus.

Jika Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata setelah menyentuh benda yang terkontaminasi, Anda cenderung akan terkena virus penyebab ISPA . Selain itu, virus penyebab ISPA sering menyebar dari orang ke orang melalui bersin atau batuk.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena penyakit ISPA  (infeksi saluran pernapasan atas)?

ISPA adalah kondisi yang banyak memiliki faktor risiko. Beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terkena infeksi saluran pernapasan atas adalah:

  • Bayi dari usia 6 bulan atau anak di bawah 1 tahun
  • Anak-anak yang lahir prematur atau yang memiliki riwayat, seperti jantung bawaan atau penyakit paru-paru
  • Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Bayi yang berada dalam tempat ramai
  • Orang-orang di usia pertengahan
  • Anda dikelilingi dengan orang-orang sakit yang bersin atau batuk tanpa menutup hidung dan mulutnya.

Bagaimana cara mencegah agar tidak tertular infeksi saluran pernapasan atas?

Ada beberapa hal yang sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari penularan infeksi saluran pernafasan atau menyebarkan infeksi kepada orang lain jika Anda memilikinya.

Hal-hal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi penelitian menunjukkan mereka sangat efektif untuk mengurangi penyebaran infeksi, bahkan infeksi yang serius

1. Tetap di rumah jika Anda tidak sehat 

Di musim hujan, jika Anda terkena pilek atau flu (influenza) atau infeksi saluran pernapasan lainnya, segera  temui dokter. Jika perlu, tetap di rumah sampai Anda sembuh dan merasa lebih baik.

Istirahat di rumah dapat membantu Anda mengatasi infeksi  saluran pernapasan lebih lebih cepat, Ini juga sebagai cara untuk tidak menularkan dan menyebarkan infeksi virus ke orang lain.

2. Vaksin flu 

Melakukan vaksin flu terbilang penting bagi Anda yang rentan terkena flu atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.  Pasalnya, dengan rutin melakukan vaksin flu tiap beberapa tahun sekali dapat mencegah Anda dari serangan flu. Setiap tahun vaksin flu akan berbeda, dan akan mengandung strain virus flu paling umum yang menyebabkan infeksi.

Divaksinasi tidak hanya melindungi Anda dari infeksi (yaitu membuat Anda kebal terhadap penyakit), tetapi juga melindungi semua orang secara keseluruhan, dengan mengurangi jumlah orang yang dapat menangkap infeksi dan menularkannya kepada orang lain.

Hal tersebut disebut sebagai ‘imunitas kelompok’. Ini sangat penting bagi siapa saja yang berisiko mengalami komplikasi infeksi flu, infeksi saluran pernapasan lain jika Anda berhubungan dengan orang yang mungkin menjadi sakit parah jika mereka terkena flu (misalnya anak-anak yang sangat muda atau orang yang lebih tua).

3. Jaga kebersihan 

Obat ISPA atau pencegahan utama penyebab ISPA adalah menjaga kebersihan diri sendir. Ikuti beberapa langkah di bawah ini untuk mencegah Anda terkena atau tertular virus yang dapat menganggu sistem pernapasan Anda:

  • Seringlah mencuci tangan, terutama setelah Anda berada di tempat umum.
  • Bila hendak bersin atau batuk, jangan gunakan kedua telapak tangan. Ada baiknya gunakan engan pakaian Anda atau ke tisu. Meskipun ini tidak akan meringankan gejala Anda sendiri, ini akan mencegah Anda menularkan penyakit infeksi.
  • Hindari menyentuh wajah, terutama mata dan mulut Anda, untuk mencegah masuknya kuman ke dalam sistem Anda.

Sumber: hellosehat

(Visited 2 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.